Kamis, 16 April 2026

Tribunnews Update

Prabowo Kaget Dengar Respons Istana Tanggapi Teror Kepala Babi Diminta Dimasak: Belum Bisa Adaptasi

Selasa, 8 April 2025 18:21 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto mengaku kaget dengan respons yang diberikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi terkait teror kepala babi yang ditujukan kepada jurnalis Tempo.

Prabowo meminta maaf atas apa yang disampaikan Hasan Nasbi.

Prabowo menegaskan pernyataan Hasan Nasbi yang meminta agar kepala babi tersebut dimasak, adalah salah dan keliru.

Menurut Prabowo, Hasan Nasbi teledor dalam memberikan pernyataan soal aksi teror tersebut.

Baca: Prabowo Keras Ultimatum TNI-Polri Minta Bersihkan Diri: Beresin, Sebelum Saya Ambil Tindakan

Prabowo menyebut kesalahan yang dilakukan jajarannya dalam berkomunikasi itu lantaran mereka baru menjabat di pemerintahan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dilansir dari Kompas.com pada Selasa (8/4/2025).

Prabowo menilai jajarannya berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

Sehingga mereka belum cepat beradaptasi terkait posisi pemerintahan yang selalu disorot publik.

Baca: Prabowo Blak-blakan Sebut Hasan Nasbi Teledor, Sekjen Golkar Tegas Minta Presiden Pecat Kepala PCO?

Akibatnya, para pembantunya kurang hati-hati dalam menyampaikan pernyataan terkait isu-isu terkini.

"Banyak yang baru. Jadi, mungkin kurang waspada, kurang hati-hati dalam mengucap. Saya kira itu yang bisa saya jelaskan. Saya belum ketemu sih sebetulnya. Setelah, saya juga kaget," ungkap Prabowo. (Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Akui Pernyataan Hasan Nasbi soal Teror Kepala Babi Teledor dan Keliru"

    
# Prabowo # Respons # Istana Presiden # Teror Kepala Babi # Tempo

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved