Jokowi-Ma'ruf Dirugikan jika 'Wong Cilik' dan Warga Minoritas Banyak Golput
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUN-VIDEO.COM - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Ikrama Masloman menyebut, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin paling dirugikan, jika kalangan minoritas dan wong cilik banyak yang tak menggunakan hak suara (golput) saat Pilpres 2019.
Hal itu disampaikannya dalam dalan rilis 'Siapa Dirugikan Golput: Jokowi atau Prabowo?' di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019).
"Capres dan cawapres nomor urut 01 dirugikan, karena margin kemenangannya lebih besar di segmen wong cilik dan minoritas," ujar Ikrama Masloman.
Ikrama mengatakan, dari kalangan minorotas, Jokowi-Ma'ruf memiliki keunggulan suara dengan selisih 68,7 persen dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Setidaknya, ada dua alasan mengapa golput bisa saja terjadi pada pemilih minoritas.
Pertama, pemilih tidak berada di hari pencoblosan, karena waktunya berdekatan dengan libur nasional Wafat Isa Almasih.
Selain itu, pemilih minoritas bisa saja merasa tidak aman dan memilih ke luar negeri.
Sementara, jika kalangan wong cilik banyak yang memilih golput.
Ikrama mengatakan, Jokowi-Ma'ruf memiliki margin kemenangan sebesar 36,3 persen.
Hasil survei menunjukkan tiga alasan terjadinya golput di kalangan wong cilik.
Pertama, pemilih yang tidak terbiasa menggunakan teknologi dan media massa, tidak mendapat informasi mengenai hari pemilihan.
Kedua, pemilih wong cilik merasa rugi jika harus melepaskan upah harian demi mendatangi tempat pemungutan suara.
"Ketiga, tidak dapat menggunakan hak suara karena masalah administrasi," jelasnya.
Diketahui, data didapat dari survei yang digelar 18-25 Februari 2019.
Sebanyak 1.200 responden yang dipilih dengan multistage random sampling.
Metode pengumpulan data dengan wawancara tatap muka. Margin of error survei ini 2,9 persen.(*)
Reporter: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Videografer: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Respons Jokowi soal Desakan JK Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik, Tegaskan Penuduh Wajib Buktikan
12 jam lalu
Tribunnews Update
JK Lempar Solusi Pamungkas untuk Akhiri Polemik Ijazah Jokowi: Habis Waktu Kita, Ongkos Mahal
1 hari lalu
Terkini Nasional
Jusuf Kalla Bakal Jebloskan Rismon Sianipar ke Penjara imbas Tuduhan Dana Ijazah Jokowi
4 hari lalu
Terkini Nasional
JK Bantah Danai Kasus Ijazah Jokowi dan Bakal Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim
4 hari lalu
Terkini Nasional
Dokter Tifa Tolak Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Dibujuk Oknum AA dan FA
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.