BREAKING NEWS
Konflik Dago Elos Dipicu Sengketa Keluarga Muller dan Warga, Dianggap Lakukan Pemalsuan Data
TRIBUN-VIDEO.COM - Kerusuhan yang terjadi di Dago Elos, Kota Bandung pada Senin (14/8/2023) malam disebut disebabkan penolakan laporan warga terkait sengketa tanah oleh polisi.
Sengketa tanah yang dimaksud adalah antara warga setempat dengan keluarga Muller dan PT Dago Graha.
Keluarga Muller yang bersengketa dengan warga merupakan keturunan dari pria Jerman bernama George Hendrik Muller yang tinggal di Bandung semasa kolonial Belanda.
Ketiga anak Hendrik Muller mengklaim bahwa lahan seluas 6,3 hektare yang jadi tempat tinggal warga Dago Elos saat ini merupakan hak waris milik mereka.
Baca: Bantah Tolak Laporan Warga soal Sengketa Tanah, Kapolrestabes Bandung Sebut Ada Miskomunikasi
Klaim ketiga anak Hendrik Muller ini berdasarkan Eigendom Verponding atau hak milik dalam bentuk hukum pertanahan pada masa kolonial Belanda.
Tanah 6,3 hektare itu kemudian terbagi dalam tiga Verponding, yaitu nomor 3740 seluas 5.316 meter persegi, nomor 3741 seluas 13.460 meter persegi, dan nomor 3742 seluas 44.780 meter persegi.
Sertifikat tanah ini dikeluarkan oleh Kerajaan Belanda pada 1934 silam.
Berdasarkan Undang-Undang Pokok Agraria, hak barat atas tanah tersebut harus dikonversi menjadi hak milik selambat-lambatnya pada 24 Desember 1980 sejak aturan berlaku.
Baca: Seorang Bocah Berusia 6 Tahun Terluka akibat Pendobrakan Sejumlah Oknum Polisi di Dago Elos Bandung
Namun, tidak ada pengajuan konversi tanah yang dilakukan oleh keluarga Muller dalam tenggat waktu tersebut.
Akhirnya, Mahkamah Agung mempertimbangkan Hak Eigendom Verponding atas nama George Hendrik Muller sudah berakhir dengan putusan Kasasi Nomor 934.K/Pdt/2019.
Namun, keluarga Muller mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dengan berbekal dokumen yang berhasil meyakinkan pengadilan sehingga memenangkan gugatan dengan nomor 109 PK/Pdt/2022.
Dengan PK tersebut, keluarga Muller pun menjadi pemilik sah tanah seluas 6,3 hektare tersebut.
Meski demikian, warga Dago Elos masih terus melakukan perlawanan salah satunya dengan melaporkan keluarga Muller atas dugaan pemalsuan dokumen.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sosok Keluarga Muller yang Bersengketa dengan Warga Dago Elos, Klaim Jadi Hak Waris Pemilik Tanah
# Hendrik Muller # Dago Elos # Kota Bandung
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribun Jabar
Terkini Daerah
KDM Buat Asisten Manajer RSHS Gelagapan! Cecar Sanksi Perawat di Kasus Bayi Nyaris Tertukar
20 jam lalu
tribunnews update
Perawat Senior 20 Tahun Dinonaktifkan Buntut Kasus Bayi Nyaris Tertukar, RSHS Minta Maaf
1 hari lalu
Tribunnews Update
Respons KDM soal Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok saat Tawuran: Tanggung Jawab Orang Tua
Minggu, 15 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.