Minggu, 12 April 2026

Tribunnews Update

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui

Sabtu, 11 April 2026 21:48 WIB
Serambi Indonesia

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengungkap kondisi terkini kapal-kapal di Selat Hormuz, termasuk milik Pertamina.

Ia menegaskan bahwa kapal masih harus melalui negosiasi dengan otoritas Iran karena ketegangan belum mereda.

Baca: AS-Iran Saling Tuduh Tak Hormati Gencatan Senjata, Kapal-kapal Tanker di Selat Hormuz Terhenti

Hal itu disampaikan Boroujerdi seusai peluncuran buku terkait Ali Khamenei di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

"Ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait kapal-kapal yang hendak melewati Selat Hormuz, di antaranya adalah negosiasi dengan pihak keamanan Republik Islam Iran," ujar Boroujerdi.

Ia menegaskan, seluruh negara tanpa terkecuali wajib mengikuti prosedur tersebut karena kondisi kawasan belum normal.

Baca: AMBISI TRUMP! Sangat Yakin Blokade Selat Hormuz Segera Dibuka dan AS Siap Gandeng Negara Lain

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menetapkan rute alternatif di Selat Hormuz untuk mengindari ranjau laut.

Namun demikian, pada Jumat (10/4/2026), Selat Hormuz belum dapat dibuka sepenuhnya.

Hal ini karena ranjau laut yang dipasang saat perang belum dapat dibersihkan total.

Baca: Trump Sebut Selat Hormuz akan Dibuka, Larangan Nuklir 99 Persen jadi Kunci Kesepakatan

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa Iran telah merespons positif permintaan Indonesia supaya kapal milik Pertamina dapat melintas dengan aman.

Menurut situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder per Sabtu (11/4/2026) sore, dua kapal tanker yang beroperasi untuk Pertamina masih berada di wilayah Teluk Persia.

Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi.

Sementara Kapal Gamsunoro tercatat berada di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.

Baca: Risiko Ranjau Laut, Iran Ingatkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tetap di Perairannya

Pembukaan Selat Hormuz menjadi salah satu syarat utama yang diajukan AS terhadap Iran.

Saat ini gencatan senjata dua minggu sedang berlaku dan delegasi dari kedua negara bertemu di Pakistan. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Nasib Kapal Tanker RI di Selat Hormuz Belum Jelas, Dubes Iran: Perlu Komunikasi, Musuh Tak Diizinkan dan di Kompas.com dengan judul, Soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol yang Harus Dilalui

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Serambi Indonesia

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #kapal   #Pertamina   #minyak   #Indonesia   #Selat Hormuz   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved