Mancanegara
AMBISI TRUMP! Sangat Yakin Blokade Selat Hormuz Segera Dibuka dan AS Siap Gandeng Negara Lain
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Selat Hormuz akan dibuka kembali "dalam waktu dekat" dengan atau tanpa bantuan Iran.
Sebab, menurut Donald Trump, blokade efektif Iran terhadap jalur air tersebut terus mengganggu pasokan energi global.
Pernyataan ini disampaikan Trump pada Jumat (10/4/2026), menjelang pembicaraan damai antara pejabat AS dan Iran di Pakistan.
Pada Sabtu (11/4/2026) waktu setempat, Wakil Presiden AS J.D. Vance dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dijadwalkan memimpin negosiasi di Islamabad, Pakistan, yang bertujuan untuk mengakhiri perang secara permanen.
AS dan Iran telah menyampaikan pesan yang saling bertentangan mengenai syarat-syarat yang disepakati untuk negosiasi, termasuk isi dari rencana 10 poin yang diajukan oleh Teheran.
Trump mengatakan AS akan "membuka Teluk" dan bahwa negara-negara lain siap untuk "membantu".
Baca: Negosiasi Panas! Iran Pasang Harga Tinggi, Trump Minta Netanyahu Tetap Kalem
“Ini tidak akan mudah,” kata Trump, Jumat, dikutip dari Al Jazeera.
“Saya akan mengatakan ini: Kami akan segera membukanya,” tambahnya.
Trump, yang tidak menjelaskan secara rinci bagaimana Washington akan membuka blokade jalur maritim penting tersebut, juga mengatakan bahwa ia tidak akan menerima pemberlakuan sistem pungutan tol de facto oleh Iran di selat tersebut.
Adapun Iran telah mengindikasikan bahwa mereka bermaksud untuk mengenakan biaya kepada kapal-kapal untuk pelayaran yang aman bahkan jika kesepakatan tercapai dengan AS untuk mengakhiri perang.
“Jika mereka melakukan itu, kita tidak akan membiarkan itu terjadi,” kata Trump kepada wartawan sebelum menaiki Air Force One di Pangkalan Gabungan Andrews di Camp Springs, Maryland.
Trump mengatakan bahwa memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir adalah prioritas dalam perjanjian apa pun, dan selat itu akan terbuka "secara otomatis".
“Tidak ada senjata nuklir, itu 99 persennya,” kata Trump.
“Selat itu akan terbuka,” tambahnya.
Baca: Intel AS Sebut China Kirim Senjata Perang Sistem Pertahanan Udara ke Iran Lewat Jalur Tersembunyi
Meskipun pengumuman gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran disampaikan pada Selasa (7/4/2026), pengiriman di Selat Hormuz tetap terhenti, mengganggu sekitar seperlima dari aliran minyak dan gas alam global.
Menurut S&P Global Market Intelligence, hanya dua kapal yang melewati selat tersebut pada hari Jumat, turun dari lima kapal pada hari sebelumnya.
Menurut penyedia intelijen pasar, sejak dimulainya gencatan senjata, hanya 22 kapal dengan sistem identifikasi otomatis yang diaktifkan telah keluar dari selat tersebut, dibandingkan dengan sekitar 135 transit harian sebelum perang.
Lalu, menurut Lloyd's List Intelligence, lebih dari 600 kapal, termasuk 325 kapal tanker, masih terdampar di Teluk akibat penyumbatan selat tersebut.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AS-Iran Negosiasi di Pakistan, Trump Klaim Selat Hormuz Akan Dibuka Lagi, Yakin Dibantu Negara Lain
# AMBISI # TRUMP # Blokade # Selat Hormuz # Presiden Amerika Serikat # Donald Trump #
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Iran Pasang Harga Tinggi Bikin Trump Desak Netanyahu Turunkan Intensitas di Lebanon
Sabtu, 11 April 2026
Tribun Video Update
70 Delegasi Senior Iran Datang ke Pakistan Demi Negosiasi dengan AS soal Gencatan Senjata & Hormuz
Sabtu, 11 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman AS-Iran: China Kirim Senjata ke Teheran, Negara Eropa Murka Ogah Bantu Israel, AS Ketakuan
Sabtu, 11 April 2026
Tribunnews Update
Iran Disebut Terkendala Buka Selat Hormuz, Terlanjur Tebar Ranjau Kini Tak Tahu Lokasi Pastinya
Sabtu, 11 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.