TRIBUNNEWS UPDATE
Bali Tower Sebut Keluarga Sultan Tolak Bantuan Rp 2 M, Tapi Minta Rp 10 M untuk Kompensasi
TRIBUN-VIDEO.COM - PT Bali Towerindo Sentra Tbk mengklaim pihak keluarga Sultan Rif'at Alfatih meminta uang kompensasi mencapai Rp 10 miliar imbas insiden terjerat kabel.
Namun perusahaan menolaknya dan memilih untuk memberikan bantuan kemanusiaan senilai Rp 2 milair.
Terkait dengan peristiwa yang menimpa Sultan, pihak PT Bali Towerindo menyatakan sebagai kecelakaan bukan kelalaian.
Dikutip dari Kompas.com, kuasa hukum Bali Tower, Maqdir Ismail menerangkan, pihak perusahaan mulanya menemui keluarga Sultan setelah mengetahui kabel optiknya mengakibatkan kecelakaan.
Kala itu keluarga Sultan meminta uang sebesar Rp 5 miliar sebagai biaya ganti rugi dan pengobatan.
Namun pihak Bali Tower enggan untuk memenuhi permintaan tersebut.
Sebagai gantinya, Bali Tower memberikan bantuan kemanusiaan senilai Rp 2 miliar dan meminta rincian biaya pengobatan serta perawatan.
Maqdir mengklaim pihak keluarga enggan untuk merinci biaya yang mereka keluarkan untuk pengobatan dan perawatan Sultan.
Dalam pertemuan selanjutnya, pihak keluarga Sultan justru menyampaikan permintaan berbeda yakni meminta perusahaan memberikan uang kompensasi senilai Rp 10 miliar.
Baca: Klarifikasi Bali Tower soal Sultan Rifat Alfatih, Korban Jeratan Kabel Fiber Optik di Jalan Antasari
Baca: Penampakan Gedung K-Link Tower seusai Kebakaran, Kaca Gedung di Beberapa Lantai Rusak & Hangus
Selain itu, Maqdir menyebut pihak keluarga korban meminta jaminan biaya pengobatan sampai sembuh total dengan melakukan pengobatan di Paris.
Sehingga inilah yang membuat belum adanya kesepakatan antara Bali Tower dan keluarga Sultan.
"Mereka juga meminta jaminan biaya pengobatan sampai sembuh total dengan melakukan pengobatan di Paris, serta ganti kerugian material dan immaterial hingga Rp 10 miliar," kata Maqdir.
Sementara itu, kuasa hukum Sultan, Tegar Putuhena membantah kliennya meminta ganti rugi hingga Rp 10 miliar.
Menurut Tegar, keluarga Sultan menolak uang Rp 2 miliar yang ditawarkan perusahaan karena merasa diperlakukan tidak manusiawi.
Tegar juga membantah pernyataan Bali Tower yang menyebut kliennya meminta diobati di Paris.
Dia menegaskan bahwa pihak keluarga hanya menyampaikan rekomendasi dari tim dokter.
Adapun imbas terjerat kabel fiber optik milik Bali Tower, Sultan kini tak bisa hidup normal sejak tujuh bulan belakangan.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bali Tower Klaim Keluarga Sultan Minta Rp 10 Miliar dan Pengobatan di Paris"
#balitower #sultanrifat #gantirugi #kompensasi
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Insiden Misi Hormuz! Teknisi Angkatan Laut AS Diserang Monyet Jelang Operasi Bersihkan Ranjau Iran
Jumat, 24 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Pentagon Berencana Bunuh Pemimpin Teheran, Muncul Kilatan Misterius di Iran
Jumat, 24 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Israel Tunggu Restu AS, Katz Sebut Target Serangan Iran Sudah Ditandai Termasuk Infrastruktur Energi
Jumat, 24 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Trump Blunder soal Larangan Nuklir, Presiden Iran Serang Balik Klaim Trump
Jumat, 24 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Trump Tak Ingin Teheran Untung di Selat Hormuz, Iran Membalas Sebut Tak Gratis
Jumat, 24 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.