Kesehatan
Bahaya Asal Konsumsi Obat Bisa Terkena Sindrom Stevens-Johnson, Kenali Penyebab dan Faktor Risiko
TRIBUN-VIDEO.COM - Sindrom Stevens-Johnson atau SSJ merupakan sindrom dari reaksi terhadap obat-obatan, seperti obat antibiotik, anti kejang atau anti nyeri.
Perlu diketahui, nama penyakit yang diberikan berdasarkan nama penemunya dr. Stevens dan dr. Johnson
Reaksi tersebut tak hanya pengaruh obat saja, namun ada faktor lainnya seperti infeksi virus.
Gejala tersebut muncul pada kulit dan terutama pada selaput lendir/mukosa, dengan gejala kulit dan selaput lendir melepuh, mengelupas, atau melenting seperti habis terbakar.
Pada awalnya gejalanya yang muncul di beberapa tempat saja, namun bisa meluaskan di daerah tubuh lainnya.
Baca: HEALTHY TALK: Kebiasaan Buruk yang Mempengaruhi Kesehatan Gigi
Baca: Konsumsi Ubi Jalar Bagus untuk Menjaga Kesehatan Usus, Inilah Manfaat Antioksidan untuk Tubuh
Kondisi tersebut sangat rentan untuk terjadinya infeksi yang dapat menjadi penyebab kematian.
SSJ cukup berbahaya dan memerlukan pertolongan segera.
Kalaupun sembuh, sindrom ini dapat meninggalkan kecacatan berupa kebutaan, kerusakan paru, dan beberapa masalah lain yang tak dapat disembuhkan.
(Tribun-Video/TribunKesehatan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengenal Sindrom Stevens-Johnson, Efek Buruk Konsumsi Obat
# Sindrom # antibiotik # Stevens-Johnson # Kesehatan
Reporter: chalida husna
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com
Saksi Kata
Menyamar Jadi Satpam! Kapolsek Cileungsi Bekuk Pengedar Obat Terlarang di Bogor
5 jam lalu
LIVE UPDATE
Polres Kebumen Sita 76 Ribu Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
5 hari lalu
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK: Alami Pasti Aman, Kupas Tuntas Obat Herbal Bareng Pakarnya
Jumat, 17 April 2026
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK Cegah Parkinson dengan 'Investasi Dopamin': Rahasia Saraf Lentur hingga Hari Tua
Jumat, 17 April 2026
LIVE UPDATE
Modus Jual Roti Keliling, Pria di Bogor Ini Ternyata Edarkan Tramadol hingga Apes Dibekuk Polisi
Jumat, 17 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.