Nasional
Bela Anies, Bambang Widjojanto Sebut Ada Pimpinan KPK yang Paksakan Kasus Formula E
TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan penuhi panggilan KPK terkait Formula E pada Rabu (7/8/2022).
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto (BW) menduga, pemeriksaan tersebut dipaksakan.
Pria yang pernah menjabat Ketua Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi Tim Gubernur untuk Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta itu mengatakan, ada satu hingga dua orang pimpinan KPK jilid V yang diduga memiliki afiliasi dengan politik tertentu.
Orang tersebut, kata dia, bisa mendesak agar penegakan hukum oleh KPK tidak murni.
“Ada 1-2 orang pimpinan KPK yang ditengarai dan diduga keras punya afiliasi politik tertentu sehingga dapat saja ‘memaksakan’ dirinya atas nama kepentingan politik,” kata BW dalam keterangan tertulisnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (7/9/2022).
BW mengatakan, sejak awal, isu Formula E kerap dipolitisasi anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut dia, mereka melakukan politicking dan provokasi untuk mempolitisasi Formula E.
Padahal, kata BW, program tersebut merupakan kepentingan pemerintah dan warga Jakarta.
Baca: Detik-detik Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK atas Kasus Dugaan Korupsi Formula E
Upaya Fraksi PDI-P dan PSI di DPRD DKI Jakarta mempolitisasi ini, menurut dia, tidak bisa dilepaskan dari konteks Formula E.
“Program itu sudah disetujui oleh mayoritas anggota parlemen Pemprov DKI Jakarta,” ujar dia.
Selain persoalan fraksi dua partai merah di DPRD DKI Jakarta dan pimpinan KPK, menurut BW, terdapat cipta kondisi terhadap isu seputar Formula E.
Hal ini terwujud dalam sejumlah demonstrasi berskala kecil di depan Gedung KPK.
BW mengatakan, saat ini Indonesia sudah memasuki tahun politik. Menjelang perhelatan Pemilu 2024, tensi politik semakin mengeras dan menguat.
Baca: Eltinus Omaleng Digiring KPK ke Markas Brimob, Korupsi Anggaran Pembangunan Gereja Penyebabnya
Menurut dia, terdapat drama, sandera politik, dan potensi political corruption yang akan menimbulkan kegaduhan serta membuat penegakan hukum yang murni dan rapuh.
BW juga mempertanyakan apakah para pimpinan KPK akan tunduk kepada hasil dan kesimpulan penyelidikan.
“Tidak mencari-cari alasan dan memaksakan kehendaknya untuk mentersangkakan Anies?” ujar dia.
Adapun Bambang mengundurkan diri dari posisinya sebagai Ketua Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi Tim Gubernur Untuk Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta saat mendampingi mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan Mardani H Maming menghadapi praperadilan.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bambang Widjojanto Bela Anies soal Formula E, Sebut Ada Pimpinan KPK yang Paksakan Kasusnya"
#viral #formulae #aniesbaswedan #kpk #bambangwidjojanto
Video Production: Roni Yoga Irawan
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
KPK Soroti Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Nilai Hakim Abaikan Asas Lex Specialist
2 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Aktivis Faizal Assegaf Resmi Laporkan Juru Bicara KPK ke Polda soal Dugaan Fitnah Kasus Bea Cukai
2 jam lalu
LIVE UPDATE
3 Bos BPR Cirebon Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kerugian Negara Tembus Rp 17,3 Miliar
2 jam lalu
tribunnews update
Eks Ajudan Gubernur Riau Tampung Uang Miliaran Hasil Pemerasan 'Jatah Preman', Sempat Tantang KPK
7 jam lalu
tribunnews update
Penampakan Eks Ajudan Gubernur Riau Diborgol & Ditahan KPK seusai Jadi Tersangka Baru Pemerasan
7 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.