TERKINI NASIONAL
Dugaan Brigadir J Ditembak Lebih dari 1 Senjata, Bahkan Ferdy Sambo Lepas 2 Tembakan
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik membeberkan pengakuan Bharada E soal kasus penembakan Brigadir J.
Bharada E mengungkap Ferdy Sambo melepaskan dua kali tembakan ke Brigadir J.
Menurutnya hal itu bisa dibuktikan lewat hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J.
"Ya, Richard bilang begitu," kata Taufan.
Lebih lanjut, Komnas HAM menduga ada lebih dari satu senjata yang digunakan untuk mengeksekusi Brigadir J.
Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara juga mengungkap hal serupa.
Baca: Profil Putri Candrawathi, Tersangka Baru dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Deolipa sempat membeberkan soal Brigadir J yang ditembak dalam kondisi masih hidup.
Ia menjelaskan, posisi Brigadir J saat itu berlutut dengan telapak tangan menyatu di belakang kepala.
Bharada E lalu menembak Brigadir J sambil memejamkan mata.
“Brigadir Yosua berlutut begini (posisi telapak tangan menyatu di belakang kepala -red), masih hidup, ketakutan.”
Baca: Tanggapan Ayah Brigadir J seusai Putri Candrawathi Jadi Tersangka, Berharap Terungkap secara Jelas
Deolipa sebelumnya juga memastikan bahwa Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.
Namun, Deolipa tak mengetahui secara pasti soal senjata yang digunakan Ferdy Sambo saat menembak Brigadir J.
Ferdy Sambo bahkan disebut berkali-kali menyerukan Bharada E untuk segera menembak Brigadir J.
Terbaru, kepolisian telah menetapkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka.
Diketahui sebelumnya, Brigadir J disebut berusaha melakukan pelecehan seksual terhadap Putri.
Namun belakangan hal itu diketahui merupakan bagian dari skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo untuk menutupi kasus pembunuhan Brigadir J. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Bharada E, Irjen Ferdy Sambo Tembak Brigadir J Sebanyak 2 Kali
# Brigadir J # Deolipa Yumara # Komnas HAM # Bharada E # Ferdy Sambo
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Panggil Petinggi TNI, Dalami Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus
Rabu, 1 April 2026
Terkini Nasional
Tim Advokasi Andrie Yunus Ajukan Perlindungan ke LPSK hingga Komnas HAM usai Alami Ancaman & Teror
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Pastikan Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Sama antara Polda dan TNI
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Reaksi Komnas HAM soal Pengunduran Diri Letjen TNI Yudi Abrimantyo Buntut Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.