TRIBUNNEWS UPDATE
Update Hari ke-105 Invasi Rusia, Severodonetsk Diserang Setiap Hari hingga Ekonomi Global Terpuruk
TRIBUN-VIDEO.COM - Invasi Rusia ke Ukraina telah memasuki hari ke-105 pada Rabu (8/6/2022).
Pasukan Ukraina mengalami kesulitan untuk mencegah serangan di pusat Severodonetsk.
Bahkan akibat konflik kedua negara ini, ekonomi global mengalami keterpurukan.
Dikutip dari Kompas.com, citra satelit dari maxar Technologies mengalami kerusakan di Severodonetsk dan Rubizhne di dekatnya.
Baca: Kemungkinan Pertemuan Putin dan Zelensky, Rusia Tuding Presiden Ukraina Berubah Pikiran Tiap Hari
Meski begitu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, mengatakan dia “tidak dapat melihat prasyarat untuk mengakhiri perang”.
Kemenangan berarti memulihkan “semua” wilayah Ukraina.
Hal itu termasuk Krimea yang dianeksasi oleh Rusia pada 2014 dan wilayah yang dikuasai separatis.
“Kita harus mencapai masa sebelum pendudukan penuh dari seluruh wilayah kita,” katanya.
Perlu diketahui, pasukan Ukraina sedang mempertimbangkan untuk mundur dari Severodonetsk yang diserang 24 jam sehari oleh militer Rusia.
Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Regional Sergiy Gaiday.
Baca: Invasi Rusia Hari ke-104, Rusia Klaim Bebaskan Permukiman Severodonetsk dan Tahan Penduduk Kherson
"Ada kemungkinan bahwa kita harus mundur ke posisi yang lebih kokoh," katanya.
Namun dia bersumpah tidak menyerah di salah satu pusat perlawanan besar terakhir terhadap kekuasaan Rusia di wilayah Luhansk, Donbas.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pasukannya telah "membebaskan sepenuhnya" semua daerah pemukiman, tetapi belum menguasai zona industri Severodonetsk.
Rusia mengklaim telah menembak jatuh dua pesawat MiG-29 dan sebuah helikopter Mi-8 di wilayah Mykolaiv, dan juga 11 drone tak berawak dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu, Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) sedang memangkas perkiraan pertumbuhan global dan memprediksi lonjakan inflasi yang disebabkan perang.
Kepala ekonom OECD Laurence Boone menuturkan, dunia akan membayar harga yang mahal untuk perang Rusia melawan Ukraina.
"Dunia akan membayar harga yang mahal untuk perang Rusia melawan Ukraina," katanya.
Hal itu karena Rusia dan Ukraina adalah eksportir komoditas besar.
Akibat perang membuat harga energi dan pangan melonjak yang mana sangat menyulitkan bagi orang diseluruh dunia.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rangkuman Hari Ke-105 Serangan Rusia ke Ukraina, Severodonetsk Terancam Jadi Mariupol Berikutnya, Dunia Rasakan Dampak Perang"
Editor Video: Fatkhul Putra
Host: Dhanti Wahyu
#SEVERODONETSK #DISERANG #JAMSEHARI
Sumber: Kompas.com
Terkini Daerah
Detik-Detik Polisi Diserang dan Dilempari Warga saat Coba Tangkap Pengedar Narkoba di Medan
1 hari lalu
Mancanegara
IRGC Target Pangkalan AS seusai Bandar Abbas Diserang, Rilis Video Rudal, AS Belum Buka Suara
2 hari lalu
Terkini Nasional
Soroti Ucapan Prabowo soal Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Menkeu Purbaya: untuk Menghibur Rakyat
Selasa, 19 Mei 2026
Tribunnews Update
Detik-Detik Rudal Hizbullah Melesat di Langit Nahariya, Balas Kematian Komandan yang Diserang Israel
Minggu, 10 Mei 2026
Mancanegara
Kapal Perang AS Diserang, Trump Ancam Serang Iran Lebih Keras Meski Gencatan Senjata Masih Berlaku
Jumat, 8 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.