Konflik Rusia Vs Ukraina
Invasi Rusia Hari ke-104, Rusia Klaim Bebaskan Permukiman Severodonetsk dan Tahan Penduduk Kherson
TRIBUN-VIDEO.COM - Operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-104 pada Selasa (7/6/2022).
Ada sederet peristiwa di antaranya Kemenhan Rusia mengklaim pasukannya berhasil membebaskan wilayah pemukiman Kota Severodonetsk.
Hingga, ratusan warga Ukraina yang menentang pendudukan Rusia di Kherson kini dilakukan penahanan.
Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (8/6/2022), pertempuran sengit terus berlangsung di Kota Severodonetsk.
Hasilnya, wilatah area pemukiman kota tersebut diklaim Rusia telah dibebaskan.
Baca: Detik-detik Pasukan Terjun Payung Ukraina Hancurkan Gudang Amunisi Milik Rusia
Hal itu diumumkan oleh Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.
Ia menyatakan, daerah pemukiman kota terbesar di Luhansk tersebut telah dibebaskan sepenuhnya.
"Daerah pemukiman Kota Severodonetsk telah dibebaskan sepenuhnya," kata Shoigu.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam pertemuan Kementerian Pertahanan Rusia.
Shoigu menerangkan, tentara Rusia sedang berupaya membangun kendali di kota terbesar Luhansk tersebut.
Termasuk pada zona industri dan pemukiman terdekat Kota Severodonetsk.
Dalam hari ke-104 ini, kabar datang dari Kherson, Ukraina.
Ada sebanyak 600 orang di kherson ditahan Rusia.
Baca: Sosok Tentara Ukraina yang Diduga Disetrum & Disiksa Agen Rusia hingga Tewas, Jasad Kini Dipulangkan
Hal itu disampaikan perwakilan tetap kepresidenan Ukraina di Krimea, semenanjung selatan Kherson, Tamila Tasheva.
Disebutkan penahanna itu dilakukan lantaran mereka menentang pemerintahan Rusia yang telah menduduki wilayah Kherson, Ukraina selatan.
Tak hanya ditahan, Ukraina mengklaim mereka juga mendapatkan penyiksaan.
Sebagaimana diketahui, Kherson adalah kota besar pertama yang berhasil direbut pasukan Rusia pada awal Maret lalu.
Dalam hari ke-104 ini, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov melakukan kunjungannya ke Turki selama dua hari.
Diketahui, kunjungannya itu untuk membahas terkait pembukaan blokir ekspor gandum dari Ukraina, yang terhenti akibat perang.
Dalam hal ini, Turki menawarkan untuk melakukan pengawalan terhadap pengiriman keluar dari pelabuhan Ukraina yang diblokade oleh pasukan Rusia.
Dalam hari ke-104 ini pula, Rusia memilih keluar dari Mahkamah HAM Eropa.
Anggota parlemen Rusia telah menuntaskan undang-undang terkiat keluarnya Moskwa dari yurisdiksi Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR).
Rusia dikeluarkan lantaran menginvasi Ukraina.
# Invasi # Ukraina # Rusia # Severodonetsk
Baca berita lainnya terkait Rusia
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rangkuman Hari Ke-104 Serangan Rusia ke Ukraina, Pertempuran di Kota Severodonetsk Memanas, Bank Dunia Peringatkan Stagflasi
Sumber: Kompas.com
Mancanegara
SEBUT RI JADI NEGARA AMAN JIKA PD III PECAH, Prabowo: Banyak WN Rusia di Bali
2 hari lalu
Tribunnews Wiki Update
Prabowo Sebut RI Aman Jika Perang Dunia III Pecah, Soroti Warga Rusia Menetap di Bali
2 hari lalu
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
3 hari lalu
Tribunnews Update
Rusia Tegas Tolak Resolusi Selat Hormuz, Sebut Preseden Berbahaya untuk Hukum Internasional
3 hari lalu
Tribunnews Update
Zelensky Ungkap Rusia Serahkan Data Satelit Sistem Energi Israel ke Iran untuk Operasi Strategis
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.