TRIBUN TRAVEL UPDATE
Aneka Jajanan Tradisional yang Langka Bisa Ditemukan di Jajanan Mbah Witri di Batang
TRIBUN-VIDEO.COM - Jajanan tradisional seperti blendung jagung, gubet, cenil, ondal-andil, sangkulun, tapur, ongol-ongol, gemblong, ketan, klepon, getuk singkong, dan getuk mawur sudah jarang ditemukan saat ini.
Jenis jajanan ini biasanya berbahan ketan, beras, jagung, dan singkong ini selain memiliki rasa yang ikonik, juga membangkitkan nostalgia bagi penikmatnya.
Bahan-bahan ini pada jaman dahulu sangat mudah diperoleh di Indonesia, bahkan cukup mencabut dari halaman belakang rumah.
Mungkin inilah latar belakang jajanan tradisional kebanyakan berbahan kelapa, jagung, singkong karena mudah diperoleh dari sekitar rumah.
Jajan tradisional atau jajan pasar ini biasanya dibungkus daun pisang, dibaluri kelapa parut, disiram santan kental atau santen areh dan kuah gula aren atau kinco.
Tak hanya itu, harga yang dibanderol pun cukup murah, hanya Rp 2 ribuan, termasuk jajanan pasar yang dijajakan oleh dari Mbah Rawitri (61).
Baca: Viral, Video Aksi Bocil yang Bantu Sopir di Tanjakan Sitinjau Lauik, Santai sambil Makan Jajanan
Baca: Ahli Gizi dr Tan Shot Yen Soroti Jajanan yang Berujung Tingginya Gula Darah & Kolestrol
Wanita ini sudah yang berjualan lebih dari 30 tahun dan ia lakukan seorang diri dengan gerobaknya.
Setiap harinya, wanita yang akrab dipanggil Mbah Witri ini berjualan di depan Jalan Gayudan II Proyonanggan Selatan Kecamatan Batang Kabupaten Batang.
Selain menjajakan jajanan pasar dengan kelapa parut, santan areh, dan kinco, ada juga menu yang disajikan dengan kelapa bakar parut.
Kelapa tua yang dibakar kemudian diparut terasa lebih creamy dibanding kelapa parut biasanya. Kelapa bakar parut ini cocok disajikan dengan getuk singkong.
Mbah Witri sudah berjualan sejak pukul 6.00-9.00. Kerap kali saat akhir pekan, jajanan Mbah Rawitri sudah habis terjual.
Jadi datanglah lebih pagi sebelum kehabisan.
(Tribun-Video.com
Baca juga berita terkait di sini
# Jajanan Tradisional # Batang # gerobak # jajanan
Videografer: Bintang Nur Rahman
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Banjir Bandang Melanda Batang Asai, Sungai Batang Hari Dapat Kiriman dari Kabupaten Sarolangun
7 hari lalu
LIVE UPDATE
Antisipasi Kericuhan saat May Day, Ratusan Petugas Polres Batang Ikuti Simulasi Pengamanan Demo
Kamis, 23 April 2026
LIVE UPDATE
Kenaikan Harga Gas LPG Non-Subsidi di Batang Hari, Pedagang Bahkan Sebut Itu Hanya Ganti Harga
Rabu, 22 April 2026
LIVE UPDATE
ASN Batang Kumpulkan 11 Ribu Liter Minyak Jelantah, Dukung Rekor Muri Hasilkan Rp90 Juta
Senin, 13 April 2026
Local Experience
Hanya Bisa Ditemui Hari Kamis, Ini Keunikan Legondo Khas Klaten
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.