Local Experience
Hanya Bisa Ditemui Hari Kamis, Ini Keunikan Legondo Khas Klaten
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Legondo merupakan salah satu jajanan tradisional khas Klaten yang berasal dari Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari.
Uniknya, makanan ini hanya bisa ditemui pada hari Kamis setiap minggunya, menjadikannya kuliner langka dan penuh nilai sejarah.
Salah satu warga yang masih aktif membuat Legondo adalah Menik.
“Sudah turun-temurun ini, dari mbah dulu sudah jualan ini (Legondo)," ujarnya, belum lama ini.
Menik menjelaskan bahwa Legondo terbuat dari olahan beras ketan yang dicampur parutan kelapa dan sedikit garam.
Makanan tradisional ini kemudian dibungkus menggunakan daun kelapa atau janur. Bungkus janur dibuat memanjang, berbeda dengan ketupat.
Sebelum diolah, beras ketan dicuci bersih, lalu dikeringkan terlebih dahulu.
“Ditutus atau dikeringkan dulu, sebelum lanjut dimasukkan ke dalam janur,” jelas Menik.
Setelah kering, parutan kelapa dan garam dicampur dan dimasukkan ke dalam janur.
Legondo kemudian direbus dalam air mendidih hingga matang.
Lama perebusan tergantung jumlah beras ketan yang dimasak.
Untuk 10 kilo beras ketan, diperlukan sekitar enam jam merebus.
Setelah direbus, Legondo dikeringkan dan siap disantap.
Menik menambahkan bahwa Legondo memiliki hubungan erat dengan tokoh penyebar agama setempat, Kyai Ageng Perwito.
“Kalau Legondo ini, sejarahnya (berkaitan) sama eyang Ki Ageng Perwito,” jelasnya.
Kyai Ageng Perwito dikenal sebagai tokoh pujangga keraton sekaligus penyebar agama di desa tersebut.
Juru kunci makamnya, Sucipto, menjelaskan makna filosofis Legondo:
“Legondo itu gabungan dari kata lega ning dada (lega di dada). Jadi manusia itu harus ikhlas, lega, besar hati.”
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa bahan dasar beras ketan melambangkan Keteke ben tekan (niat atau hasrat hingga tercapai), sedangkan bungkus janur bermakna Nur atau cahaya, sebagai bekal iman.
Tutus, bilah bambu tipis yang digunakan untuk mengikat, meski tipis namun kuat, melambangkan tekad yang harus teguh.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Hanya Ada Setiap Kamis! Inilah Legondo, Jajanan Tradisional Klaten yang Wajib Dicoba.
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana
#localexperience #kulinertradisional #wisatakuliner #klaten #wonosari #legondo #makanantradisonal #kulinerklaten
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: TribunSolo.com
Local Experience
Serundeng, Oleh-Oleh Khas Solo yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Solo
5 hari lalu
Local Experience
Asal Usul Nama Balerante, Desa di Lereng Merapi dengan Jejak Sejarah dan Legenda yang Mengakar Kuat
5 hari lalu
LIVE UPDATE
Puluhan Prajurit Yonif 734/SNS Ikuti Ibadah Kamis Putih di Banjarmasin saat Singgah di Kalsel
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.