Rabu, 17 Juni 2026

Mancanegara

Trump Bungkam Soal Status Kesepakatan Gencatan Senjata, AS vs Iran di Ambang Perang

Selasa, 5 Mei 2026 22:15 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketidakpastian menyelimuti masa depan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran setelah Presiden Donald Trump menolak memberikan jawaban tegas terkait status kesepakatan tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kembali ketegangan militer di kawasan Selat Hormuz yang menjadi pusat konflik energi global.

Dalam wawancara terbaru, Trump memilih untuk tidak menjawab secara langsung ketika ditanya apakah gencatan senjata masih berlaku.

Ia justru mengatakan bahwa menjawab pertanyaan tersebut dapat disalah artikan sebagai kelemahan. Sikap ini memicu spekulasi bahwa kesepakatan yang diumumkan sejak 8 April kini berada di ambang keruntuhan.

Runtuhnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipicu rangkaian aksi militer yang saling berbalas di kawasan Selat Hormuz.

Ketegangan meningkat setelah Washington menerapkan blokade terhadap jalur pelayaran menuju dan dari pelabuhan Iran, sebagai respons atas penutupan akses selat oleh Teheran.

Baca: Presiden Iran Ngamuk! IRGC Dituding Bertindak Liar setelah Kirim Serangan Drone ke UEA

Baca: Serangan Iran Sukses Dicegat UEA! Rudal Balistik & Drone Berhasil Dihentikan

Situasi ini memperlihatkan bahwa kesepakatan damai yang sebelumnya diumumkan masih sangat rapuh dan rentan runtuh.

Operasi “Proyek Kebebasan” Picu Ketegangan
Di tengah situasi tersebut, Presiden Donald Trump kembali mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, menegaskan bahwa setiap serangan terhadap kapal-kapal Amerika akan dibalas dengan kekuatan militer penuh.

Ketegangan semakin meningkat setelah peluncuran operasi militer AS yang dikenal sebagai “Proyek Kebebasan”. Operasi ini bertujuan mengamankan jalur pelayaran internasional yang terganggu akibat konflik, khususnya bagi kapal-kapal komersial yang terjebak di kawasan.

Namun, langkah tersebut justru memicu reaksi keras dari Iran, yang menyatakan bahwa kendali atas akses di Selat Hormuz berada di bawah otoritas mereka.

Di sisi lain, Amerika Serikat mengklaim telah menghancurkan sejumlah kapal militer kecil milik Iran dalam upaya menjaga keamanan jalur laut.

Sementara itu, laporan dari lapangan menyebutkan adanya ledakan dan kebakaran yang menimpa beberapa kapal komersial di kawasan Teluk Persia, menambah kekhawatiran akan meluasnya dampak konflik.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Tutup Mulut! Ogah Jawab Nasib Damai AS-Iran, Sinyal Perang Kembali Meledak di Hormuz?

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Trump   #gencatan senjata   #perang   #Amerika

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved