Bahlil Blak-blakan soal Naiknya Harga Pertamax, Sebut Pertamina Sudah Perhitungkan secara Bijak

Editor: Bintang Nur Rahman

Reporter: Agung Tri Laksono

Video Production: Nathanael MoerRahardian

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia buka suara terkait naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax.

Ia menyebut, hal itu terjadi karena menyesuaikan harga pasar.

Ditemui di Kompleks Istana, Jakarta pada Kamis (11/6/2026), Bahlil menjelaskan bahwa kenaikan harga Pertamax sudah melalui perhitungan matang serta melibatkan banyak pihak.

Meski begitu, ia memastikan harga BBM subsidi maupun elpiji subsidi tidak ada perubahan sama sekali.

Baca: SD Terlanjur Dijebol! Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Ende Tak Jadi Dibangun, Cari Lokasi Lain

Baca: 2 Perampok Bacok Ibu dan Anak di Depok Demi Handphone, Satu Pelaku Berhasil Ditangkap

"Nah sementara harga yang non subsidi itu menyesuaikan dengan harga pasar yang ada," kata Bahlil.

Bahlil menyebut, pemerintah sedang menggodok sejumlah rencana demi menjaga daya beli masyarakat.

Adapun harga Pertamax naik dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter.

Ketentuan itu mulai berlaku sejak Rabu (10/6/2026).

(Tribun-Video.com)

Sumber: Tribun Video
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda