Hamas Peringatkan Netanyahu soal Nyawa Sandera Terancam di Gaza, Berpotensi Tewas di Tangan IDF

Editor: Tri Hantoro

Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri

Video Production: Fegi Sahita

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeluarkan perintah agar mengevakuasi sandera di seluruh wilayah Rafah, Kota Gaza. 

Menanggapi perintah IDF, Hamas menolaknya. 

Bahkan Hamas tidak akan memindahkan sandera Israel dari Jalur Gaza.

Dikutip dari The Times of Israel, hal itu disampaikan juru bicara Al Qassam, Abu Obeida pada Jumat (4/4). 

Ia mengatakan Hamas tidak akan memindahkan sandera Israel yang masih hidup untuk keluar dari Gaza. 

Meskipun hal itu yang diperintahkan IDF untuk mengevakuasi dalam beberapa hari terakhir. 

Namun Abu Obeida berjanji akan menjaga para sandera dengan pengamanan ketat. 

Baca: Rangkuman Perang Israel-Hamas: IDF Ganti Gigi! Pakai Taktik Memecah di Gaza, AS Ultimatum Lebanon

Baca: PM Israel Netanyahu: IDF Ganti Gigi, Pakai Taktik Memecah Belah Gaza hingga Buat Koridor Baru Morag

Bahkan Hamas akan menjaga sandera dari ancaman yang membahayakan mereka. 

“Kami telah memutuskan untuk tidak memindahkan para tahanan ini dari wilayah tersebut, dan akan menjaga mereka di bawah tindakan pengamanan ketat, yang sangat membahayakan nyawa mereka,” kata Abu Obeida. 

Sebaliknya, Abu Obeida justru memberikan sentilan keras untuk IDF. 

Ia mengatakan pemerintah Israel akan bersalah jika para sandera tersebut terbunuh. 

Oleh sebab itu, Abu Obeida menyentil adanya negosiasi evakuasi atau pembebasan sandera jika khawatir keselamatan warga Israel yang ditahan di Gaza. 

Pihaknya menambahkan PM Benjamin Netanyahu bertanggung jawab penuh atas kehidupan para sandera.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di The Times of Israel dengan judul Hamas mengatakan tidak akan memindahkan sandera ke tempat yang aman, Israel bertanggung jawab atas nyawa mereka

#hamas #abuubaidahh #sanderahamas #israel #militerisrael #benjaminnetanyahu

Sumber: Tribunnews.com
   #Hamas   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Netanyahu   #Gaza
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda