Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Angkatan Bersenjata Yaman kembali terlibat konfrontasi sengit dengan AS.
Serangan yang dilakukan pada Jumat (4/4) menjadi balas dendam lantaran AS meluncurkan misil ke wilayah udara Yaman.
Dikutip dari Almayadeen Net, hal itu disampaikan juru bicara Houthi Brigadir Jenderal Yahya Saree.
Baca: AS Cegat Rudal Yaman di Langit Arab Saudi hingga Iran Lepas Houthi demi Hindari Perang dengan AS
Ia mengatakan Angkatan Bersenjata Yaman melakukan serangan terkoordinasi ke kapal AS di Laut Merah.
Dalam serangan itu, Houthi melibatkan unit angkatan laut, rudal, dan pesawat tak berawaknya.
Akibat serangan itu, kapal perang AS termasuk USS Harry S. Trauman dan kapal induk kelas Nimitz menjadi target Houthi.
Saree menegaskan operasi itu melibatkan sejumlah rudal jelajah dan pesawat nirawak.
Baca: AS Hadapi Ancaman Ganda di Sekitar Laut Merah, Selain Houthi Kini Juga Ada Kelompok Al Shabaab
Serangan balas dendam itu menandai konfrontasi kedua dalam 24 jam.
Saree menggambarkan operasi tersebut sebagai "aksi militer gabungan yang kualitatif"
Pasalnya, AS sempat menyerang wilayah Udara Yaman namun Saree mengklaim berhasil digagalkan Houthi.
Saree menekankan bahwa pasukan Yaman akan terus menargetkan semua kapal perang AS dan sumber ancaman.
Program: Hot Topic
Editor Video: Raka Aditya Putra Tama
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.