Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Soal surat perintah penundaan retret akmil dari Megawati kepada kader PDIP pada Kamis (20/2/2025), cukup menuai kontroversi publik.
Surat perintah tersebut bahkan membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turut buka suara.
Tito menyebut bahwa ia akan tetap menerima keterlambatan kader PDIP dalam mengikuti retret di Magelang Jawa Tengah, meskipun kegiatan sudah berjalan masuk di hari ke tiga.
Akan tetapi, Tito menyebut bahwa kepala daerah tersebut tentunya akan menerima penilaian berbeda dari kepala daerah yang mengikuti kegiatan sejak awal.
Ia menyebut bahwa peserta yang datang di hari pertama retret akan mendapatkan sertifikat kelulusan.
Baca: Aksi Viral Kades Bogor Sebut Geli Bawa Nasi Kotak, Berujung Ditegur Wakil Bupati
Sementara yang datang di tengah-tengah hanya akan mendapatkan sertfikat telah mengikuti dan tidak ada kata lulus.
Hal itu disampaikan Tito saat ditemui di Magelang Jawa Tengah, Minggu (23/2/2025).
Lebih lanjut, Tito juga menyinggung soal kepala daerah yang lebih mengutamakan perintah dari partai dibanding presiden.
Menurutnya para kepala daerah tersebut dipilih menjadi pemimpin oleh rakyat, bukan dari partai.
Maka dari itu seharusnya mereka lebih bisa memprioritaskan hal yang sudah menjadi tanggung jawabnya.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
# retreat # retreat magelang # prabowo subianto # pdip # pdi perjuangan # prabowo subianto
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.