Jaksa AS Mundur Massal Ogah Diperintah Trump, Didesak Batalkan Dugaan Korupsi Wali Kota New York

Editor: Bintang Nur Rahman

Reporter: Umi Wakhidah

Video Production: valencia frida varendy

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah jaksa federal senior Amerika Serikat melakukan pengunduran diri massal.

Mereka melakukan resign massal untuk memprotes Presiden Donald Trump yang mendesak membatalkan kasus dugaan korupsi Wali Kota New York Eric Adams.

Sejumlah jaksa federal senior yang mundur bertugas di New York dan Washington D.C.

Mereka kompak mengundurkan diri karena menolak mematuhi perintah Trump.

Baca: Arab Saudi Dukung Ambisi Donald Trump Jadikan Gaza bak Riviera, tapi Tolak Pemindahan Warga

Gelombang pengunduran diri ini pertama kali dilakukan oleh Danielle Sassoon.

Ia merupakan pejabat jaksa AS di Distrik New York Selatan.

Sasson mengundurkan diri setelah pimpinan Kementerian Kehakiman memerintahkan dirinya membatalkan kasus korupsi Wali Kota New York.

Baca: Houthi Yaman Ancam Lakukan Intervensi Militer untuk Gagalkan Rencana Trump Relokasi Warga Gaza

"Saya tetap bingung dengan proses yang terburu-buru dan dangkal dalam mengambil keputusan ini, yang tampaknya dilakukan bekerja sama dengan tim hukum Adams dan tanpa masukan langsung dari saya mengenai alasan akhir pencabutan kasus," tulis Sassoon dilansir dari Tribunnews pada Jumat (14/2/2025).

Langkah serupa juga dilakukan oleh pejabat Kepala Bagian Integritas Publik Kementerian Kehakiman John Keller.

Ia tegas memilih mundur setelah Trump meminta menghentikan kasus korupsi Eric Adams. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jaksa AS Resign Massal, Pilih Mundur dari Kursi Jabatan ketimbang Turuti Perintah Trump

    
# jaksa # Amerika Serikat # mundur # Trump # Wali Kota New York

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda