Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Polri memutuskan untuk menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro.
Sanksi pemecatan ini diberikan melalui sidang putusan etik yang digelar pada Jumat (7/2).
Baca: AKBP Bintoro Diduga Terima Suap Lebih dari Rp 100 Juta untuk Hentikan Kasus, 4 Polisi Ikut Terseret
Merespons sanksi yang dijatuhkan padanya, AKBP Bintoro disebut menangis.
Hal ini diungkapkan oleh Komisioner Kompolnas M Choirul Anam kepada wartawan.
Anam berujar, dalam sidang putusan, Bintoro tampak menyesal dan juga menyampaikan maafnya pada pimpinan Polri dan pihak yang dirugikan atas perbuatannya.
Meski begitu, Bintoro mengajukan banding atas putusan etik yang dijatuhkan padanya.
Baca: LIVE: AKBP Bintoro Menangis seusai Dipecat Polri karena Dugaan Penyuapan, Kini Ajukan Banding
Adapun Bintoro diduga menerima aliran dana lebih dari Rp 100 juta untuk menghentikan kasus pembunuhan dan persetubuhan anak di bawah umur dengan tersangka Arifin Nugroho dan Muhammad Bayu Hartoyo.
Namun Anam tak menjelaskan secara rinci terkait penggunaan uang tersebut.
Anam berujar, kasus yang menjerat Bintoro ini lebih dekat dengan penyuapan bukan pemerasan.
Dalam kasus ini, ada peran seorang pengacara yang menyuap beberapa anggota polisi untuk menghentikan kasus Arifin dan Bayu.
Baca: Aktivis Minta Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang Dicopot, Buntut Tambang Emas Ilegal Gunung Botak
Selain Bintoro, sejumlah anggota polisi juga telah mendapatkan sanksi terkait kasus ini. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AKBP Bintoro Menangis Usai Dinyatakan Dipecat dari Polri atas Kasus Pemerasan
# TRIBUNNEWS UPDATE # suap # Penyuapan # AKBP Bintoro # polisi # Polri
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.