Terkini Metropolitan

Satu Keluarga di Bekasi Tewas, Tetangga Dengar Korban Telepon Bahas Uang dan Mobil dengan Nada Keras

Selasa, 13 November 2018 15:31 WIB
Warta Kota

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus tewasnya satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan dua anaknya di Jalan Bojong Nangka II, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) telah menyedot perhatian.

Tribun-Video.com melansir Wartakotalive.com, Selasa (13/11/2018), tetangga korban bernama Lita mengaku sempat mendengar korban, Diperum Naiggolan (38) berbicara melalui telepon menggunakan nada keras.

Hal itu diketahuinya saat sedang berbelanja di warung korban.

Saat bertanya kepada istri Diperum, menurut Lita, dirinya justru disuruh untuk tidak ikut campur.

"Saya enggak sengaja dengar bapak itu telepon gitu, nada keras marah-marah gitu," katanya kepada Wartakota.

BACA BERITA TERKAIT:

Baca: Sebelum Tewas, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat: Mama Papa Maafin Kakak Sudah Buat Marah

Soal Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Ini Kata Pihak Kepolisian

Kesaksian Tetangga Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Tak Sengaja Dengar . . .

Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Terungkap karena Penasaran Gerbang yang Terbuka dan TV Menyala

Identitas Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Keluarahan Jatirahayu Pondok Melati Bekasi


Lita mengungkapkan sempat mendengar percakapan Diperum yang berbicara soal uang dan mobil.

Meski begitu, Lita mengaku tak mengetahui detail pembicaraan tersebut karena dia hanya lima menit belanja di tempat korban.

Lita pun tak menyangka keluarga tersebut ditemukan tewas mengenaskan.

Apalagi, dia mengenal keluarga tersebut sebagai keluarga yang baik.

"Saya kaget juga ya satu keluarga tewas gitu. Saya sering belanja ke toko korban itu beli kebutuhan sehari-hari, ya itu kan warung sembako, beli makanan beras atau sabun cuci," ujarnya.

Baca: Satu Keluarga di Bekasi Dibunuh, Kakak Korban Menangis Histeris

Sementara itu, melansir Kompas.com, satu keluarga yang ditemukan tewas itu adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7).

Kepolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengungkapkan, usai dilakukan penyelidikan di lokasi kejadian diketahui Diperum dan Maya tewas akibat luka benda tumpul.

Sementara anak-anak mereka, yaitu Sarah dan Arya tidak terluka, tetapi kehabisan oksigen.

Simak videonya di atas! (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Sebelum Tewas, Tetangga Dengar Korban Menelepon dengan Nada Keras Bicarakan Uang dan Mobil 

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Vika Widiastuti
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved