Rabu, 20 Mei 2026

Viral

Viral Turis Malaysia Dituding Tak Bayar Makan Rp900.000, Pihak Resto Minta Maaf

Selasa, 19 Mei 2026 21:33 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM - Tengah viral di media sosial turis Malaysia dituding tak bayar makan di restoran Rp 900 ribu.

Restoran yang dimaksud adalah Rumah Makan Pagi Sore cabang Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Tuduhan tersebut kemudian tak terbukti dan pihak manajemen pun meminta maaf.

Turis Malaysia bernama Norain Mohd Yunus pun berhasil menunjukkan bukti transaksi yang valid.

Pihak restoran mengakui terjadi miskomunikasi dan segera melayangkan surat permohonan maaf resmi yang disampaikan melalui agen perjalanan yang membawa rombongan Norain.

Mereka menyadari menyadari adanya kekeliruan fatal pada sistem pencatatan internal mereka.

“Kami dari Restoran Pagi Sore menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi terkait tamu travel yang makan di restoran kami,” demikian bunyi pernyataan pihak restoran yang dikutip dalam Kompas.com Selasa (19/5/2026) via TribunSumsel.

Pihak manajemen juga mengklarifikasi bahwa insiden tersebut murni merupakan kesalahpahaman internal tanpa ada unsur kesengajaan untuk menyudutkan pelanggan, serta berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca: Waduh! Turis India Maling Fasilitas Hotel di Gianyar, Pelaku Ngaku dan Minta Maaf

Kronologi Kejadian

Norain Mohd Yunus merupakan seorang turis asal Malaysia yang tengah berlibur ke Indonesia.

Ia dan rombongan pergi ke RM Pagi Sore cabang Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Rabu (13/5/2026) untuk makan siang.

Dalam kesempatan tersebut, mereka memesan sembilan lauk dengan total tagihan mencapai Rp907.500.

Seusai bersantap, mereka langsung melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh.

Kejutan tak menyenangkan baru berembus tiga hari kemudian, tepatnya saat Norain dan rombongan kembali dari Bandung ke Jakarta dan bersiap untuk terbang pulang ke Malaysia.

Baca: Sudah Beraksi 120 Kali! Komplotan Jambret Spesialis Turis Asing Beraksi di Bundaran HI Diringkus

“16 Mei saat kami ingin keluar dari hotel, tiba-tiba sopir travel bertanya, mana struk makan di Pagi Sore. Dia billing, manajemen Pagi Sore sudah memviralkan kami karena tidak membayar makanan saat itu,” tulis Norain di akun Threads pribadinya, @ainmyunus, Sabtu (16/6/2026).

Baca juga: Sosok Nani Wanita Viral yang Sering Tak Bayar Makan, Kini Pasrah Dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa

Mendengar tudingan sepihak bahwa mereka telah diviralkan karena disebut kabur tanpa membayar, Norain beserta rombongan langsung panik dan menggeledah barang bawaan mereka demi mencari bukti otentik.

Beruntung, selain memiliki rekam jejak transaksi digital lewat kartu debit, mereka berhasil menemukan nota fisik yang dicari.

“Setelah menggeledah tas, kami menemukan struknya. Bayangkan jika kami membayar tunai dan tidak menemukan struknya. Benar-benar tidak ada bukti sama sekali,” tulis Norain.

Baca: 3 Turis China dan Australia Jadi Korban Rudapaksa dalam Sepekan di Bali, Polisi Beri Peringatan

Netizen Ikut Marah

Unggahan Norain seketika meledak di media sosial dan mengundang ribuan komentar dari netizen Malaysia yang ikut merasa kecewa atas perlakuan yang diterima senegaranya.

Saking geramnya, sebagian netizen bahkan menyerukan aksi boikot terhadap RM Pagi Sore dan mulai merekomendasikan rumah makan Padang kompetitor lainnya di Jakarta.

Netizen menilai keteledoran manajemen restoran bisa merusak citra ramah kuliner Indonesia di mata pelancong Malaysia.

Meningkatnya tensi di kolom komentar membuat Norain segera memberikan pernyataan tambahan.

Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya bercerita bukan untuk mematikan bisnis rumah makan tersebut, melainkan sebagai edukasi agar wisatawan selalu waspada menyimpan bukti bayar.

“Sekali lagi, saya hanya ingin menyebarkan kesadaran tentang struk belanja. Saya tidak meminta kalian untuk memboikot RM Pagi Sore mana pun,” tegas dia dalam unggahan lain, Minggu (17/5/2026).

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Rumah Makan Pagi Sore Tuduh Rombongan Turis Tak Bayar Rp 900 Ribu, Kini Minta Maaf karena Salah

# viral # turis # malaysia # Pantai Indah Kapuk # jakarta utara

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Jatim

Tags
   #viral   #turis   #Malaysia   #Pantai Indah Kapuk   #Jakarta Utara

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved