Tribunnews WIKI

Pesan BJ Habibie Sebelum Meninggal Dunia untuk Cucunya yang Ingin Jadi Pesepak Bola

Jumat, 13 September 2019 12:14 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie meninggal dunia.

Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.

Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Keponakan Habibie, Rusli Habibie, menyebutkan bahwa seluruh keluarga dekat sudah dipanggil dan berkumpul di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Sebelum meninggal dunia BJ Habibie memang sudah memiliki masalah kesehatan jantung serta kelelahan.

 Dikutip dari Kompas.com, semasa hidupnya, tak banyak isu yang mengaitkan Habibie dengan dunia olahraga.

Namun, ia pernah berpesan kepada sang cucu yang ingin menjadi pesepak bola profesional.

Cucunya itu bernama Mochammad Rafid Habibie menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seleksi tim nasional Indonesia U-19 yang rencananya digelar pada awal April 2017.

Rafid merupakan satu dari 12 pemain luar negeri yang dipanggil oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mengikuti seleksi.

"Saya sudah menerima kabar ini. Iya saya akan datang karena saya dipanggil," kata Rafid kepada Kompas.com pada 2 Maret 2017.

Kepada cucunya itu, Habibie berpesan agar Rafid tidak melupakan pendidikan meski sangat mencintai sepak bola.

"Beliau berpesan saya boleh menjadi apapun. Namun, saya harus lanjutin tradisi keluarga yaitu jangan melupakan pendidikan," ucap Rafid.

Habibie juga menjelaskan kepada Rafid bahwa pemain sepak bola sama halnya dengan insinyur, profesi yang digeluti Presiden ketiga RI tersebut.

"Kesamaan antara sepak bola dan engineering adalah membuat keputusan tepat dalam waktu yang cepat. Hal itu yang disampaikan Pak Habibie," ujar Rully, ayah dari Raffi.

Saat diwawancarai kala itu, Rafid berposisi sebagai gelandang di Italia.

Ia menjalani program di akademi sepak bola Italian Soccer Management (ISM).

Akademi ini sudah menjalin kerja sama dengan beberapa klub profesional di Eropa dalam pencarian bakat-bakat pemain muda.

ISM dibentuk oleh para pelatih akademi AC Perugia pada tahun 1998-2005.

Di ISM, Rafid setim dengan anak dari legenda Inter Milan, Marco Materazzi, yakni Davide.

Enam Kali Hoaks BJ Habibie Meninggal

Sebelum resmi dinyatakan meninggal dunia, ternyata BJ Habibie pernah diterpa isu hoaks meninggal dunia sebanyak enam kali.

Terakhir, kabar tersebut beredar pada Selasa (10/9/2019) dini hari di aplikasi chat dan media sosial.

Bukan kali ini saja Habibie dikabarkan meninggal.

Berdasarkan catatan Kompas.com, sejak 2012, sudah enam kali Habibie dikabarkan meninggal dunia.

Kabar burung ini muncul hampir setiap tahun, yakni pada Februari 2012, November 2016, Januari 2017, Maret 2017, April 2018, dan terakhir pada September 2019.

(KOMPAS.COM/TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Pesan BJ Habibie Sebelum Meninggal Dunia untuk Cucunya yang Ingin jadi Pesepak Bola

ARTIKEL POPULER:

Baca: Profil Rafid Habibie - Pesepak Bola Muda

Baca: Pesan Eyang Habibie untuk Reza Rahardian: Tolong Kenang Lewat Film tentang Eyang

Baca: Pesan Terakhir BJ Habibie untuk Melani Subono: Terus Jadi Pemberontak yang Hebat Ya!

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved