Terjaring Razia, Gadis Ini Terus Menangis saat Sepeda Motornya Ditahan Polisi

Jumat, 6 September 2019 14:59 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - "Aja miwik-milik to kan ora gawa SIM, STNK ya durung metu, dadi ditahan motore. (Jangan mewek kan tidak bawa SIM, STNK juga belum keluar, jadi ditahan sepeda motornya)," kata petugas Satlantas Polres Pekalongan Kota, saat memberi pengertian kepada P (16) yang terjaring Operasi Patuh Candi di halaman Samsat Kota Pekalongan.

Meski diberi pengertian, namun putri tetap menangis hingga menjadi perhatian pengguna jalan lainnya.

Saat terjaring razia, Kamis (5/9/2019), P bersama seorang temannya.

Namun demikian, petugas bergeming.

Tangisan gadis belia yang rambutnya diwarnai merah itu tak membuat polisi membatalkan niat menahan sepeda motornya.

Alhasil dia pulang menggunakan ojek online dan merelakan kendaraan barunya ditahan petugas.

KBO Satlantas Polres Pekalongan Kota, Ipda Eko Yuli, menuturkan, gadis tersebut terus menangis sangat terjaring razia.

"Ia tak memiliki SIM, STNK-nya belum jadi karena kendaraan baru. Jadi terpaksa kami tahan kendaraannya," jelasnya.

Selain P beberapa pelajar juga ditindak karena melanggar aturan.

"Hingga hari ke-8 Operasi Patuh Candi kami sudah menilang sekitar 900 pelanggar."

"Yang didominasi oleh pelajar," tuturnya.

Ditambahkan Ipda Eko, pihaknya akan terus menindak pelanggar lalu lintas yang tidak mematuhi aturan.

"Karena untuk keselamatan pengguna jalan juga, kami imbau agar pengguna jalan menggunakan kelengkapan berkendara dan surat kendaraan."

"Untuk pelajar yang belum cukup umur, kami sarankan tidak menggunakan kendaraan untuk berenangnya ke sekolah" tambahnya.(Budi Susanto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Gadis Ini Terus Menangis Saat Sepeda Motornya Ditahan Polisi Polres Pekalongan Kota

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved