Tribunnews Update
Penjelasan KNKT soal Banyaknya Kecelakaan di Tol Cipularang, Sebut Pengendara Kurangi Kecepatan
TRIBUN-VIDEO.COM - Kecelakaan beruntun di ruas Jalan Tol Cipularang ternyata sebelumnya juga kerap terjadi.
Setidaknya ada sekitar 17 kecelakaan yang menjadi sorotan media.
Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menegaskan bahwa kecelakaan di ruas Tol Cipularang bisa disebabkan karena pengendara tidak berhati-hati.
Dikutip dari tayangan KompasTV, Selasa (3/9/2019) Investigator KNKT Budi Susandi mengungkapkan di ruas tol tersebut rawan terjadi kecelakaan jika pengendara tidak berhati-hati.
Diketahui jalur di ruas tol tersebut memang turunan panjang, jika pengendara tidak berhati-hati akan rawan terjadi kecelakaan seperti mobil terguling atau sulit dikendalikan.
Selain itu, Budi menerangkan kondisi jalan yang mulus dan lancar seringkali membuat pengendara meningkatkan kecepatan hingga melebihi batas yang telah ditetapkan.
Rambu-rambu yang terpasang sering kali diabaikan oleh para pengendara.
Batas kecepatan maksimal di ruas tol tersebut yakni 80 km/jam dan batas minimalnya yakni 60km/jam. Sedangkan untuk jarak aman antar kendaraan yakni 100 meter.
Dengan kondisi jalan yang mulus, ketika pengendara rem mendadak para pengemudi tidak bisa menghindar secara tiba-tiba sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun.
Hal yang sama diungkapkan oleh pakar transportasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ofyar Z Tamin.
Ofyar mengungkapkan bahwa ruas tol mulai dari kilometer 100 kondisi jalannya agak menurun.
Ketika jalan menurun akibat beban massa dari kendaraan, tanpa disadari kecepatanakan semakin bertambah.
Menurutnya, kendaraan akan aman jika kecepatan melajunya berada di bawah kecepatan rencana.
(Tribun-Video.com)
ARTIKEL POPULER:
Baca: Korban Kecelakaan Tol Purbaleunyi Ini Baru 3 Minggu Kerja di Perusahaan Plastik
Baca: VIDEO Detik-detik Mencekam Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang
Baca: Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Cipularang, Jalan Tol Diberlakukan Contra Flow
TONTON JUGA:
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Oknum Polisi Minta Maaf seusai Merokok saat Mengemudi hingga Ngeyel saat Ditegur, Diperiksa Propam
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Trump Sebut China Hormati AS soal Iran, Netanyahu Telepon Presiden UEA
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Korsel Tolak Ajakan Trump Ikut Perang, Menlu Araghchi Kunjungi China
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Trump Puji Xi Jinping Jelang Pertemuan: China Hormati Operasi Militer AS Meski Beli Minyak Iran
Rabu, 6 Mei 2026
Tribunnews Update
Purbaya Diminta Prabowo Sampaikan ke Masyarakat Kalau Uang Pemerintah Banyak: Enggak Usah Takut
Rabu, 6 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.