Senin, 8 Juni 2026

Tribun Video Update

Rusia Berpotensi Turut Terjun ke Konflik Iran-AS, Gertak Trump dengan Siap Beri Bantuan ke Teheran?

Jumat, 5 Juni 2026 16:31 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia berpotensi turut terjun ke konflik Iran-Amerika Serikat (AS).

Muncul pertanyaan, bak gertak Donald Trump dengan siap memberikan bantuan ke Teheran?

Mengutip Tribunnews pada (5/6), hal itu diutarakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan dengan perwakilan kantor berita global pada Kamis (4/6/2026).

Awalnya, Putin menyatakan bahwa krisis di Ukraina bersifat lokal, sementara situasi di sekitar Iran bersifat global.

"Krisis di Ukraina bersifat lokal, sedangkan di sekitar Iran bersifat global," kata Putin, Kamis (4/6/2026), dilansir Anadolu Agency.

Ia menyampaikan harapannya agar upaya pencarian solusi dapat berakhir positif, sehingga konflik bisa segera dihentikan dan diselesaikan.

"Kami berharap pencarian ini akan berakhir dengan hasil yang positif, bahwa konflik akan dihentikan dan diselesaikan," kata Putin.

Putin menegaskan bahwa jika ada hal yang bergantung pada Rusia, pihaknya selalu siap untuk memberikan bantuan.

Baca: Viral Pemuda 25 Tahun di Tulungagung Nikahi Nenek Berusia 63 Tahun, Kepala Desa Sempat Kaget

Baca: Trump Klaim Bantuan Alutsista AS Jadi Faktor Penting Ukraina Mampu Bertahan dari Serangan Rusia

"Jika ada sesuatu yang bergantung pada Rusia, kami selalu siap untuk membantu," lanjutnya.

Terkait isu nuklir, ia menyebutkan bahwa uranium tersebut ke depannya dapat diencerkan dan digunakan untuk program atom damai di Iran, tentunya di bawah kendali komunitas internasional dan IAEA.

"Uranium ini di masa depan dapat diencerkan dan digunakan untuk program atom damai di Iran di bawah kendali komunitas internasional dan IAEA," katanya.

Putin juga tidak menampik bahwa harga-harga memang mengalami kenaikan dan perusahaan-perusahaan Rusia sempat diuntungkan.

Namun ia menekankan bahwa kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan jangka pendek karena kepentingan utama Rusia adalah agar konflik dihentikan secepat mungkin.

"Ya, harga memang naik, dan perusahaan-perusahaan kami mendapat keuntungan sampai batas tertentu, tetapi ini bersifat sementara dan jangka pendek," kata Putin.

"Kepentingan kami adalah agar konflik dihentikan secepat mungkin," jelasnya.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa di tengah sorotan terhadap peristiwa di sekitar Iran dan Selat Hormuz, tragedi Palestina seolah terlupakan, padahal kenyataannya isu tersebut tidak hilang begitu saja.

"Dengan latar belakang peristiwa di sekitar Iran dan Selat Hormuz, tragedi Palestina seolah terlupakan, tetapi sebenarnya tidak hilang begitu saja," katanya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Putin Sebut Perang Iran Alihkan Perhatian AS dari Ukraina, Tegaskan Rusia Siap Bantu Teheran


#viory #RusiaIkutKonflikIranAS #RusiaGertakTrump #MoskowBantuTeheran #PerangASIran2026 #AliansiRusiaIran #DonaldTrump #VladimirPutin #GeopolitikTimurTengah #BeritaMiliter #BreakingNews

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved