Tribunnews Update
Trump Waspadai Sabotase IRGC di Iran, Tegaskan Opsi Militer AS Siap Digunakan Tapi Pilih Diplomasi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi kekhawatiran terkait kemungkinan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyabotase kesepakatan yang sedang diupayakan dengan pihak Iran.
Ia menegaskan bahwa dalam situasi yang melibatkan Iran, segala kemungkinan masih dapat terjadi karena kondisi kawasan yang sangat tidak stabil.
Laporan Viory (4/6/2026) dalam sesi wawancara, Trump menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu wilayah paling fluktuatif di dunia.
Ia menilai dinamika kepemimpinan di Iran kerap berubah dan tidak menentu, sehingga menambah kompleksitas dalam proses negosiasi.
Baca: IHSG Ambruk Nyaris 5 Persen Level 5893 Dipicu Aksi Ambil Untung Saham Big Caps
Trump juga menyinggung bahwa Amerika Serikat memiliki kekuatan militer yang sangat besar.
Ia bahkan menyebut bahwa secara militer, langkah ekstrem dapat dilakukan dalam waktu singkat, namun dirinya lebih memilih jalur kesepakatan damai jika memungkinkan.
Menurut Trump, opsi militer sebenarnya tersedia dan siap digunakan, tetapi ia menegaskan lebih mengutamakan kesepakatan tertulis yang dapat mencapai tujuan yang sama tanpa harus menimbulkan korban jiwa.
Ia mengklaim sebagian besar pihak dalam pemerintahannya mendukung pendekatan tersebut, meskipun ada juga yang memiliki pandangan berbeda. Namun, ia tetap mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi selama masih memungkinkan.
Trump juga menyatakan bahwa dirinya bangga dengan pendekatan yang telah ditempuh sejauh ini.
Baca: Prabowo Tegaskan Tak Mau Uang Rakyat Dicuri Usai Eks Kepala BGN Cs Korupsi MBG Dapat Rp 1 M per Hari
Ia mengaitkannya dengan kondisi ekonomi Amerika Serikat yang menurutnya tetap kuat, termasuk pasar saham yang disebut mencapai rekor tertinggi meski situasi geopolitik sedang tegang.
Ia menambahkan bahwa keputusan yang diambil pemerintahannya bertujuan untuk menekan inflasi dan menurunkan biaya hidup yang sebelumnya dianggap terlalu tinggi.
Lebih lanjut, Trump menegaskan kembali bahwa fokus utama kebijakan luar negeri Amerika Serikat saat ini adalah mencegah Iran memiliki senjata nuklir.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari “jalan memutar” yang harus ditempuh demi mencapai tujuan tersebut.
Menurutnya, Iran telah menunjukkan indikasi kesediaan untuk menyepakati perjanjian terkait program nuklir.
Baca: Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 4 Juni 2026 Waspada Potensi Hujan Lebat di Maluku dan Maluku Utara
Kesepakatan itu, jika tercapai, akan memastikan Iran tidak mengembangkan maupun memperoleh senjata nuklir.
Trump juga menyebut bahwa komunikasi dengan pihak Iran sejauh ini berjalan relatif baik, meski situasi tetap dipengaruhi oleh ketegangan di kawasan.
Ia menegaskan bahwa proses kesepakatan masih berlangsung dan berada pada tahap yang cukup dekat untuk dicapai.
Ia menutup pernyataannya dengan menyoroti bahwa setiap konflik atau respons dalam situasi tersebut selalu melibatkan dua pihak, sehingga dinamika yang terjadi di lapangan sangat bergantung pada perkembangan tindakan masing-masing pihak.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Viory dengan judul 'We hit them very hard... they were responding, but not very strongly' - Trump on trading strikes with Iran
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Iran Balas Dendam! Warga Kuwait Tewas Dihujani Rudal IRGC hingga 63 Korban Sekarat, Bandara Remuk
7 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Klaim Israel Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya, Singgung Konflik Iran dan Netanyahu
7 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Bandara Kuwait Hancur, Iran Sebut Bukan karena Tembakan Rudalnya tapi Kegagalan Rudal Pencegat AS
7 jam lalu
Tribunnews Update
Perundingan Nuklir Terancam Gagal, Iran dan AS Kian Bersitegang di Hari ke-96 Konflik
15 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.