Nasional
Kritik Keras Hasto PDIP: Periode Kedua Presiden Jokowi Ubah Indonesia Jadi Otoriter Populis
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia berubah menjadi negara otoriter populis pada periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi.
"Kita sangat menyesalkan bahwa demokrasi politik dan ekonomi yang terkandung sebagai substansi pokok demokrasi Indonesia, kini berubah menjadi demokrasi yang sentralistik," kata Hasto dalam amanatnya, Senin.
"Terlebih pada periode kedua Presiden Jokowi, Indonesia berubah menjadi negara otoriter yang populis," ujarnya menambahkan.
Baca: Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana usai 1,5 Tahun Evaluasi, Nani S Deyang Jadi Pengganti
Baca: Jadi Model Pemikat Sindikat Love Scamming di Solo Baru, Eks Istri Reza SMASH Raup Untung Rp41 Miliar
Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Hasto menilai sistem hukum dan aparat negara saat ini telah diturunkan derajatnya menjadi alat mobilisasi kekuasaan.
"Ini yang terjadi pada Pemilu 2024 yang lalu, maka di dalam Rakernas, PDIP meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas perubahan watak kekuasaan akibat ambisi kekuasaan," ucap Hasto.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasto PDIP: Indonesia Jadi Negara Otoriter Populis di Periode Kedua Jokowi
Video Production: Titis TiaraDewi
Sumber: Tribunnews.com
BREAKING NEWS
BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya
23 jam lalu
Tribunnews On Focus
[FULL] Polemik Lawatan Prabowo ke Luar Negeri, Pakar Tagih Hasil & Transparansi Anggaran Keluar
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.