Rabu, 3 Juni 2026

tribunnews update

Nadiem Minta sang Anak Tonton Video Pleidoi, Tegaskan Tidak Pernah Menyesal Mengabdi pada Negara

Selasa, 2 Juni 2026 20:36 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, menjalani sidang pleidoi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dalam nota pembelaannya, Nadiem menanggapi berbagai komentar publik yang menilai kesalahannya adalah menerima jabatan sebagai menteri meski telah sukses membangun Gojek.

Ia menilai pandangan tersebut perlu dijawab dengan pertanyaan mengenai masa depan bangsa jika orang-orang berprestasi enggan mengabdi kepada negara.

Menurutnya, keputusan masuk ke pemerintahan bukan didasari kepentingan pribadi, melainkan rasa tanggung jawab yang lebih besar kepada Indonesia.

Nadiem mengaku telah memperoleh kemapanan finansial sebelum menjadi menteri sehingga tidak lagi menjadikan materi sebagai tujuan utama.

Karena itu, ia memilih meninggalkan kenyamanan yang dimilikinya demi berkontribusi dalam dunia pendidikan nasional.

Dalam pleidoinya, Nadiem menyebut telah mempertaruhkan kondisi keuangan, ketenangan hati, reputasi, serta keluarganya untuk menjalankan amanah negara.

Ia meyakini kesempatan mencari penghasilan akan selalu ada, tetapi kesempatan menciptakan perubahan besar bagi generasi bangsa tidak datang dua kali.

Nadiem juga menegaskan bahwa pengabdiannya di pemerintahan merupakan keputusan yang diambil dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Menutup pleidoinya, ia berharap anak-anaknya kelak memahami bahwa dirinya tidak pernah menyesal memilih mengabdi kepada negara meski harus menghadapi proses hukum yang berat.

(Tribun-Video.com)


Editor: Irvan Nur Prasetyo
Reporter: Anggraheni WidyaWitari
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved