tribunnews update
Curhat Nadiem Singgung Pengorbanan buat Negara tapi Berujung Jeruji Besi: Kejam! Hancur Hati Saya
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengaku hancur menghadapi proses hukum yang kini menjerat dirinya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Dalam pembelaannya, Nadiem menyebut telah mengorbankan banyak hal demi mengabdi kepada negara.
Ia mengaku mempertaruhkan kondisi finansial, reputasi, hingga ketenangan keluarganya ketika memutuskan bergabung ke pemerintahan.
Menurut Nadiem, seluruh pengorbanan itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
Namun, ia merasa pengabdiannya justru berujung pada proses pidana yang harus dihadapinya saat ini.
Di hadapan majelis hakim, Nadiem mengungkapkan rasa kecewa dan kesedihan yang mendalam atas situasi tersebut.
Ia juga menyinggung penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana yang pernah diterimanya dari Presiden atas jasa dan pengabdiannya selama menjabat sebagai menteri.
Nadiem mengaku sulit menerima kenyataan bahwa dirinya kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah berbagai kontribusi yang telah diberikan.
Ia mempertanyakan sikap negara terhadap dirinya setelah seluruh pengorbanan yang dilakukan selama bertugas di kabinet.
Dalam pleidoinya, Nadiem menyampaikan bahwa kondisi yang dialaminya saat ini membuat hatinya hancur.
Ia menegaskan keputusan meninggalkan zona nyaman sebagai pendiri perusahaan teknologi untuk masuk ke pemerintahan merupakan bentuk dedikasi dan pengabdian kepada negara.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Anggraheni WidyaWitari
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
tribunnews update
Nadiem Minta sang Anak Tonton Video Pleidoi, Tegaskan Tidak Pernah Menyesal Mengabdi pada Negara
9 jam lalu
Tribunnews Wiki Update
Jaksa Sebut Eksepsi Nadiem soal Kasus Chromebook Cerminkan Kepanikan dan Sarat Prasangka Buruk
Kamis, 8 Januari 2026
Berita Terkini
Kritik Keras Amnesty International soal TNI di Sidang Nadiem Makarim: TNI Bukan Satpam Jaksa!
Selasa, 6 Januari 2026
Berita Terkini
Nadiem Ditarik Kejaksaan & Dilarang Bicara, Kuasa Hukum: Dia Punya Hak Bicara ke Publik
Senin, 5 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.