Jumat, 5 Juni 2026

Mancanegara

ISRAEL BIKIN PERUNDINGAN GENCATAN SENJATA MACET, Iran Murka Tel Aviv Lanjut Serang Lebanon

Selasa, 2 Juni 2026 12:42 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ulah Israel akhir-akhir ini membuat negosiasi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) mandek.

Mandeknya perundingan tersebut dikarenakan Israel terus-terusan melakukan gempuran di wilayah Lebanon.

Tak hanya itu, Jalur Gaza juga beberapa waktu terakhir digempur habis-habisan oleh Israel.

Akhirnya, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf mengancam akan menghentikan seluruh proses negosiasi damai dan jalur komunikasi tidak langsung dengan Washington.

Dalam laporan yang dirilis oleh Kantor Berita Fars, Qalibaf menegaskan bahwa Teheran tidak akan tinggal diam melihat situasi di Lebanon Selatan yang kian membara.

Selama beberapa hari terakhir, Iran mengklaim telah mengupayakan berbagai jalur diplomasi intensif untuk meredam serangan militer Israel.

Namun, jika "tindakan kriminal" tersebut tidak segera dihentikan, Iran siap mengambil langkah ekstrem.

Baca: Sistem Pertahanan Udara Iran Cegat dan Hancurkan Drone MQ-1 AS di Wilayah Teritorial

"Jika kejahatan ini terus berlanjut, kami tidak hanya akan menghentikan proses negosiasi dengan Amerika Serikat, tetapi kami juga akan berdiri langsung di garis depan untuk melawan Israel," tegas Qalibaf.

Bagi Teheran, perundingan damai dengan pemerintahan AS tidak bisa berdiri sendiri secara terpisah.

Qalibaf menekankan bahwa setiap draf kesepakatan atau klausul perdamaian yang nantinya ditandatangani oleh Iran dan AS harus mencakup penghentian permusuhan di semua lini pertempuran di Timur Tengah, dengan fokus utama penyelamatan Lebanon.

Iran saat ini menuntut komitmen penuh dari dunia internasional untuk mengamankan gencatan senjata total di seluruh Lebanon, terutama di wilayah selatan yang berbatasan langsung dengan Israel.

Baca: Ketegangan Memuncak! Iran Aktifkan 50 Pintu Rudal Bawah Tanah Gertak AS: Trump Kalah Jumlah!

Dalam kesempatan tersebut, Qalibaf juga memuji ketahanan kelompok Hizbullah dan Gerakan Amal yang dinilainya konsisten dalam menjaga kedaulatan Lebanon serta membela kepentingan umat Muslim di kawasan tersebut.

Ia menyebut hubungan emosional dan politik antara Iran dan Lebanon "tidak akan pernah bisa dipisahkan."

Merespons dukungan kuat tersebut, Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam.

Berri menyatakan bahwa rakyat Lebanon berada dalam fase yang sangat krusial dan sensitif, serta "tidak akan pernah melupakan" konsistensi sikap politik dan bantuan yang diulurkan oleh Teheran.

(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Israel Bikin Negosiasi Damai Iran dan AS Mandek, Serangan di Lebanon Buat Teheran Marah

# Israel # Perundingan # Gencatan Senjata # Macet # Iran # Murka # Lebanon # Tel Aviv # Serang # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Israel   #perundingan   #gencatan senjata   #Murka   #Tel Aviv   #Lebanon   #Serang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved