Nasional
Akal Licik EKS Caleg Cabuli Kakek 64 Tahun, Dijebak & Direkam di Hotel: Modus Foto Telanjang AI
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM -- Polisi akhirnya membongkar modus licik mantan anggota DPRD Cirebon untuk mengelabui seorang kakek sebagai pemuas nafsunya.
H (43) secara tega melakukan pelecehan seksual terhadap S, seorang kakek berusa 64 tahun.
H berprofesi sebagai buruh harian lepas.
Dulu dia pernah mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Cirebon.
"Dulu sempat menjadi salah satu caleg suatu partai," ungkap Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Fadillah.
Dia warga Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.
Kejadian bermula pada tahun 2024 ketika H membohongi S menggunakan foto hasil kecerdasan buata atau AI.
"Berawal dari tahun 2024 saudara H memberitahukan pada saudara S bahwa foto S dalam keadaan telanjang beredar di akun media sosial," katanya.
Karena tak mengetahui kebenaran, S meminta bantuan pada H untuk menghilangkan foto yang dimaksud dari peredaran di dunia maya.
"S meminta bantuan dan solusi pada H untuk menghapus foto yang beredar," katanya.
Baca: Resmi Menikah! Adhisty Zara Umumkan Pernikahan dengan Tsaqib, Baby Bump Jadi Sorotan
Baca: Rangkuman AS-Iran: Iran Buka 50 Pintu Rudal Jumbo di 18 Fasilitas Bawah Tanah, Trump Kalah Jumlah
Namun permintaan S justru dimanfaatkan H.
Dia kembali mengelabui dengan menyebut syarat agar foto terhapus, S harus membuat video asusila.
"H menyampaikan bahwa agar foto tersebut dihapus, S harus membuat video yang bermuatan asusila sesuai permintaan di akun media sosial yang dimaksud," katanya.
Dengan ketidaktahuannya, S menyetujui.
Baca juga: Belasan Motor Hilang Beruntun, Warga di Cirebon Resah CCTV Desa Malah Mati
H kembali membooking kamar hotel di kawasan Kota Cirebon.
Tak sendiri, dia datang bersama seorang tukang pijat yang identitasnya kini masih didalami polisi.
"Di hotel S diminta untuk melakukan hubungan yang menyimpang dengan tukang pijat tersebut. Sementara seluru aktivitas direkam H menggunakan perangkat perekam," katanya.
Permasalahan tak sampai di situ saja, dua bulan kemudian H kembali menghubungi S.
Menggunakan dalih serupa, H meminta S untuk datang lagi ke hotel.
Baca juga: Kronologi Kelompok Motor Teror Warung di Cirebon, Dikira Markas Lawan
"Sekitar 2 bulan H kembali meminta membuat video asusila dengan alasan yang sama, atas permintaan akun media sosial. Atas permintaan tersebut S kembali menurut arahan saudara H di hotel," katanya.
Dalam kamar hotel, H meminta S melakukan orgasme seorang diri sambil direkam.
"S diminta melakukan orgasme, dan itu direkam H juga," katanya.
Penyimpangan yang dilakukan H bukan hanya pada S.
Dia juga mencari korban lain pada 21 April 2026 dengan menghubungi seorang berinisial RS.
"Jadi dia nyari lagi, untuk menawarkan dipertemukan atau mengajak tidur bersama pimpinannya dengan imbalan Rp 200 ribu, namun tawaran itu tidak mendapat tanggapan dari RS," katanya.
H tak menyerah, sebulan berselang ia kembali menghubungi RS.
Dia mengirimkan foto hasil AI sebagai ancaman pada RS.
"20 Mei H mengirim tangkapan layar berupa foto dan video, di situ ada saudara S yang telah diunggah di salah satu akun medsos. Pada RS meminta informasi tersebut disampaikan kepada S dengan alasan supaya konten tersebut dapat dihapus," katanya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Akal Picik Mantan Anggota DPRD Lecehkan Kakek, Korban Disuruh Hubungan dengan Tukang Pijat di Hotel
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribunnews.com
Nasional
Awal Mula EKS Caleg Jadikan Kakek-kakek Budak Nafsu di Cirebon, Lakukan Modus Ini
4 hari lalu
Terkini Daerah
Kakek-kakek Jadi Budak Pemuas Napsu Eks Caleg DPRD Cirebon, Modus Ancam Sebarkan Video Korban
4 hari lalu
Tribunnews Update
Modus Mantan Caleg di Cirebon Rekam & Paksa Lansia Buat Video Asusila, Ancam Pakai Foto AI
4 hari lalu
Tribunnews Update
Eks Caleg di Cirebon Ditangkap, Rekam & Paksa Lansia Buat Video Asusila Sesama Jenis
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.