Selasa, 2 Juni 2026

Terkini Daerah

Diduga dari Bom Peninggalan Perang, Ledakan Dahsyat di Biak Kota Akibatkan 6 Rumah Rusak Berat

Senin, 1 Juni 2026 08:48 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM – Sebuah ledakan dahsyat yang diduga kuat dipicu oleh bom aktif sisa peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan padat penduduk di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Insiden maut yang terjadi pada Minggu (31/5/2026) tersebut dilaporkan telah menewaskan lima orang warga, sedangkan tiga korban lainnya hingga kini dinyatakan masih hilang dan dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menerangkan bahwa dari lima korban meninggal dunia, empat jenazah telah dievakuasi ke RSUD Biak dan satu korban lainnya dibawa ke RSAL Biak.

Baca: Bos WO Marwah Jadi Tersangka Penipuan, Tipu Puluhan Pengantin hingga Rugi Rp2,6 Miliar

Selain merenggut korban jiwa, gelombang ledakan yang sangat kuat ini juga mengakibatkan dampak material berupa kerusakan berat pada sedikitnya enam unit rumah warga yang berdiri di sekitar lokasi kejadian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah setempat masih terus mengamankan TKP, melakukan pendataan, serta menyisir area bawah salah satu rumah panggung yang menjadi titik awal pusat ledakan.

Meski penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan mendalam, dugaan sementara di lapangan menyebutkan bahwa ledakan berkaitan erat dengan aktivitas perakitan bom ikan oleh oknum tertentu yang memanfaatkan bahan mesiu dari sisa bom militer zaman perang.

Peristiwa menegangkan ini sempat terekam oleh video amatir warga berdurasi 13 detik, memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi disertai kobaran api hingga sejauh enam meter ke udara yang memicu kepanikan luar biasa.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved