Sabtu, 30 Mei 2026

Terkini Daerah

2 Dugaan Penyebab Tewasnya Sekeluarga saat Glamping di Temanggung, BBQ Diduga Jadi Awal Petaka

Jumat, 29 Mei 2026 18:22 WIB
Tribun Jogja

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepolisian Resor Temanggung masih mendalami kasus meninggalnya satu keluarga saat menjalani kegiatan glamping di salah satu objek wisata di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian empat korban yang diduga mengalami keracunan usai melakukan aktivitas barbeku di area tenda glamping.

Kasatreskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra De Putra, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, termasuk autopsi terhadap salah satu korban.

“Untuk perkembangan sampai saat ini, Satreskrim Polres Temanggung masih melaksanakan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus meninggalnya satu keluarga saat glamping di salah satu objek wisata di Temanggung,” ujar Iptu I Komang Mahendra saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, autopsi telah dilakukan pada Kamis (28/5/2026) dan saat ini polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik dari Bidlabfor Polda Jawa Tengah.

“Untuk hasil pemeriksaan awal, berdasarkan keterangan dokter yang memeriksa, diduga kematian ini ada dua kemungkinan kuat. Yang pertama diduga karena keracunan makanan, dan yang kedua diduga karena keracunan gas hasil pembakaran,” jelasnya.

Dari empat korban, hanya satu korban yang dilakukan autopsi, yakni remaja berinisial AEH (17). Polisi memilih korban tersebut karena usianya paling muda dan diketahui memiliki kondisi fisik yang sehat.

Baca: Wamenhaj Imbau Jemaah Indonesia Tak Paksakan Diri saat Lempar Jumrah Kalau Tak Sanggup Dibadalkan

“Korban AEH dipilih untuk autopsi karena statusnya yang paling muda dan diyakini memiliki kesehatan yang bagus karena merupakan seorang atlet,” katanya.

Selain melakukan autopsi, tim Bidlabfor Polda Jateng juga membawa sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk diperiksa lebih lanjut.

Barang bukti tersebut antara lain satu set kompor gas portable, tungku tanah liat untuk membakar briket, serta sisa makanan yang dikonsumsi korban.

“Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sisa-sisa makanan seperti daging, sosis, sayur, jamur enoki, dan nasi putih yang dibawa korban untuk kegiatan barbeque di lokasi kejadian,” tambahnya.

Polisi menduga para korban meninggal dunia tidak lama setelah melakukan aktivitas memasak dan menyantap hidangan barbeku di depan tenda glamping.

“Saat kami melakukan evakuasi pada sore hari, kondisi korban sudah kaku. Dugaan itu diperkuat dengan keterangan pengelola yang sebelumnya sempat mengingatkan waktu check out pada pagi hari, namun tidak ada respons dari dalam tenda,” ungkapnya.

Selain itu, petugas juga menemukan kompor gas portable dan tungku pembakaran masih berada di lokasi meski dalam kondisi sudah mati.

Baca: Kiai Ditangkap Kasus Pencabulan, Padepokan Padang Ati Ternyata Ponpes Bodong, Tak Terdaftar Kemenag

“Gas portable dan tungku masih terpasang meski sudah off, sehingga kuat dugaan korban meninggal setelah melakukan aktivitas barbeque di depan tenda,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Aktivitas Glamping Di Salah satu obyek wisata di Kabupaten Magelang memakan korban jiwa.

Keempat korban diketahui merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Mereka masing-masing berinisial MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21). Para korban ditemukan tidak bernyawa pada Rabu Sore pukul 15.00 wib oleh petugas setelah curiga tidak keluar tenda meski sudah melewati waktu check out.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Misteri Glamping Maut Temanggung, Dugaan Penyebabnya Mengerucut ke Dua Faktor Ini

#viraldimediasosial #2penyebab #sekeluargatewas #glamping #tamanggungviral #geger #medsos

Editor: winda rahmawati
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribun Jogja

Tags
   #sekeluarga   #tewas   #Glamping   #Temanggung

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved