Terkini Nasional
Peringatan Keras China ke AS yang Kembali Serang Iran: Penuhi Komitmen Gencatan Senjata!
TRIBUN-VIDEO.COM - China mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk sama-sama mematuhi gencatan senjata.
Desakan ini muncul setelah AS menyerang lokasi peluncuran rudal di Iran selatan serta kapal-kapal yang mencoba memasang ranjau.
Dalam konferensi pers di Beijing pada Selasa (26/5/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menyampaikan sikap pemerintah.
Ia mendorong kedua pihak yang berkonflik untuk menyelesaikan masalah secara damai.
Dengan begitu, perdamaian yang disebut tinggal selangkah lagi bisa segera terwujud.
Sebelumnya, Komando Pusat AS mengonfirmasi serangan terbaru yang diluncurkan di Iran selatan pada Senin (25/5/2026).
Tidak ada gambar maupun video yang dipublikasikan secara resmi oleh Pentagon.
Baca: Trump Was-was! Rusia & China Perluas Operasi Intelijen hingga Pantau Pangkalan Militer AS di Kuba
Namun, targetnya mencakup lokasi peluncuran rudal Iran serta kapal-kapal yang mencoba memasang ranjau.
AS menggambarkan serangan ini sebagai pembelaan diri untuk melindungi pasukannya dari ancaman musuh.
Media Timur Tengah seperti SNN dan Al Jazeera melaporkan ledakan keras di dekat Pelabuhan Bandar Abbas.
Serangan itu disebut menewaskan empat pelaut Iran, namun belum secara resmi dikonfirmasi oleh militer.
Meski ada konfrontasi baru, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yakin bahwa kesepakatan damai dengan Iran masih bisa dicapai.
(*)
Artikel ini telah tayang di Alarabiya dengan judul China urges ‘parties concerned’ to observe ceasefire after US strikes on Iran
# gencatan senjata # iran # Amerika Serikat # china
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Sumber Lain
Terkini Nasional
Trump Bikin Kejutan! Kapal Iran di Selat Hormuz Dibombardir saat Negosiasi Damai
15 jam lalu
Tribunnews Update
Aktifkan Lagi Proyek Kebebasan, Angkatan Laut AS Diam-diam Kawal Kapal Melintasi Selat Hormuz
16 jam lalu
Tribunnews Update
Ancaman Mojtaba Khamenei ke Trump saat Idul Adha AS Tak Punya Tempat Aman: Timur Tengah Bukan Tameng
18 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.