Sabtu, 30 Mei 2026

Tribunnews Update

Nasib Nahas Bocah SMP di Surabaya, Tewas saat Selamatkan Sang Nenek dalam Kebakaran di Rumah

Selasa, 26 Mei 2026 10:04 WIB
Surya

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah rumah di Jalan Banyu Kidul Gang Molin, RT 08, RW 04, Banyu Urip, Sawahan, Kota Surabaya, terbakar pada Senin (25/5/2026) malam.

Dua orang yang merupakan nenek inisial SU dan cucu laki-laki inisial MARP, tewas dalam peristiwa ini.

Informasi menyebutkan, MARP berusaha berjibaku menyelamatkan neneknya yang sudah renta dan tak sanggup berjalan dengan cepat untuk menyelamatkan diri di tengah situasi kebakaran.

Berdasarkan pengakuan tetangga korban, Dwi Prastyo, kobaran api diketahui berada di area teras rumah yang dimanfaatkan sebagai bengkel reparasi motor listrik, dan area gudang penyimpanan pasokan barang dagangan toko kelontong.

Korban MARP sebenarnya bisa menyelamatkan diri dari kebakaran tersebut dengan menaiki tangga akses menuju ke ruangan kosan di lantai dua.

Namun, bocah kelas satu SMP itu, lebih memilih menyelamatkan sang nenek ketimbang nyawanya sendiri.

Korban MARP membopong dan menuntun sang nenek di area ruangan tengah untuk dibawa ke toilet dengan harapan bisa tetap selamat selama api berkobar.

Dwi Prastyo mengakui, selama hidup bertetangga dengannya, ia menyaksikan sendiri sosok MARP memang begitu menyayangi sang nenek.

MARP juga dikenal sebagai sosok yang sopan, supel, dan gemar membantu orangtua hingga neneknya mengelola toko kelontong di samping area teras rumah.

Namun takdir berkata lain. Keduanya berakhir tewas dalam insiden kebakaran di rumah mereka sendiri.

Sang cucu MARP ditemukan di lantai dua rumah atau area kosan. Sedangkan, sang nenek terkapar tak bernyawa di toilet.

Menurut Dwi Prastyo, Korban MARP diduga kebingungan menyelamatkan dirinya setelah berhasil mengevakuasi sang nenek di toilet rumah.

Kemudian, Korban MARP berlari melalui tangga akses menuju lantai dua rumah yang dimanfaatkan kosan.

Namun, nahas, Korban MARP malah terjebak dan tewas di lantai dua tersebut.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini, sebanyak 14 unit truk berbagai jenis dikerahkan menuju lokasi.

Rini menduga pemicu awal api berasal dari korsleting perangkat pengisian daya baterai motor listrik.

Korsleting pada baterai yang sedang diisi tersebut diduga kuat menimbulkan percikan api, disertai dengan adanya ledakan.

(Tribun-Video.com/Surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Aksi Heroik Cucu Selamatkan Nenek saat Kebakaran di Surabaya, Berakhir Tragis

Editor: Muna Salsabila
Reporter: Putri Dwi Arrini
Video Production: Muna Salsabila
Sumber: Surya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved