Rabu, 27 Mei 2026

LIVE UPDATE

Fakta Baru Insiden Penembakan Gedung Putih, Pelaku Mantan Pasien RSJ dan Pernah Ditangkap

Senin, 25 Mei 2026 16:01 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

 

TRIBUN-VIDEO.COM - Otoritas keamanan Amerika Serikat akhirnya mengidentifikasi pelaku penembakan di kawasan Ring 1 Gedung Putih pada Sabtu (23/5/2026) malam waktu setempat.

Insiden tersebut berakhir tragis setelah pelaku tewas ditembak agen Secret Service di dekat area pengamanan Gedung Putih.

Berdasarkan laporan kepolisian dan hasil investigasi yang dikutip BBC, pelaku bernama Nasire Best.

Pelaku berusia 21 tahun tersebut diketahui memiliki riwayat gangguan mental dan pernah beberapa kali berurusan dengan aparat keamanan.

Catatan kepolisian menunjukkan Best sudah lama masuk radar pengawasan aparat di Washington DC.

Baca: Serangan Verbal Donald Trump ke Teheran, Sebut Iran Sebagai Negara Sponsor Teror Nomor Satu di Dunia

Rekam jejak medis dan perilaku kriminalnya disebut telah dipantau tim keamanan kepresidenan AS.

Penyelidikan mengungkap Best sebelumnya pernah ditangkap Secret Service pada Juli 2025.

Saat itu, ia mencoba menerobos area pemeriksaan Gedung Putih tanpa izin resmi.

Namun, kasus tersebut tidak dibawa ke pengadilan karena kondisi psikologisnya dinilai tidak stabil.

Otoritas AS kemudian mengirim Best ke fasilitas psikiatri untuk menjalani perawatan intensif.

Selain itu, ia juga dikenai larangan resmi mendekati kawasan Gedung Putih.

Perintah tersebut ternyata diabaikan oleh pelaku.

Baca: Netanyahu Cemas Hubungan Retak, Kehilangan Ruang Manuver demi Pengaruhi Trump dalam Negosiasi Iran

Dikutip dari Al Jazeera, pelaku kembali mendekati area Gedung Putih sebelum akhirnya melepaskan tembakan.

Secret Service kemudian langsung membalas tembakan untuk melumpuhkan pelaku.

FBI dan Secret Service kini masih mendalami motif utama di balik aksi penembakan tersebut.

Pihak berwenang juga belum mengungkap jenis senjata yang digunakan pelaku.

Dalam keterangan resminya, Secret Service menyebut pelaku mengeluarkan senjata dari dalam tas di sekitar Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue.

Tak lama kemudian, ia mulai menembak ke arah petugas keamanan di lokasi.

Agen Secret Service langsung membalas tembakan dan mengenai pelaku.

Best kemudian dilarikan ke Rumah Sakit George Washington dalam kondisi kritis.

Baca: Netanyahu Cemas Hubungan Retak, Kehilangan Ruang Manuver demi Pengaruhi Trump dalam Negosiasi Iran

Namun, tim medis akhirnya menyatakan pelaku meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.

Sebagai tambahan informasi, Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah berada di Gedung Putih saat insiden terjadi.

Menurut laporan dari Secret Service, Trump tidak terdampak penembakan tersebut.

Donald Trump pun menyampaikan terima kasihnya kepada Secret Service atas tindakan cepat dalam menggagalkan aksi tersebut.

"Terima kasih kepada Secret Service dan penegak hukum kita yang hebat atas tindakan cepat dan profesional yang diambil malam ini terhadap seorang pria bersenjata di dekat Gedung Putih," tulis Trump.

Insiden tersebut diketahui sempat memicu kepanikan di kawasan pusat pemerintahan Washington DC. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ditembak Mati Secret Service, Pelaku Penembakan Gedung Putih Ternyata Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa

 

Program: Live Update
Host: Isti Ira Kartika Sari
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana, Reka Alfa Dwi Putri

 

#viory #PenembakanGedungPutih #FaktaBaru #PelakuMantanPasienRSJ #KeamananAS #InfoInternasional #WashingtonDC #SecretService #RekamJejakKriminal #DuniaHariIni #KrisisKeamanan #Mei2026 #BreakingNews

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Videografer: Reka Alfa Dwi Putri
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #LIVE UPDATE

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved