Jumat, 12 Juni 2026

Tribunnews Update

Yusril Ihza Sebut AS Bisa Targetkan Indonesia setelah Venezuela & Greenland: Kita Tak Siap Perang

Jumat, 22 Mei 2026 18:58 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia Yusril Ihza Mahendra menyinggung langkah militer AS seusai aksinya di Venezuela.

Hal itu disampaikan Yusril dalam acara Seminar Nasional: Tantangan Regulasi dalam Menghadapi Gig Economy dan Artificial Intelligence pada Selasa (19/5/2026).

Baca: Bela Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar, Yusril Ihza: Presiden Lagi Bicara sama Orang Kampung

Yusril blak-blakan menegaskan bahwa AS mengejar sumber energi dan sumber mineral.

Yusril kemudian menegaskan bahwa selain Venezuela dan Greenland, Indonesia juga berpotensi menjadi target dari AS.

Baca: Pencarian Riza Chalid, Menko Yusril Dengar Kabar Sang Raja Minyak Berada di Malaysia

"Target selain Greenland, negara mana? ya ini (Indonesia) yang dikejar," tegas Yusril.

Ia menegaskan, AS tidak berminat menyerbu tetangga RI seperti Singapura dan Malaysia.

"Dari Guam ke Papua cuma 6 jam, yang jadi pangkalan militer di Guam, kita dalam kondisi tidak siap perang, hitung berapa kekuatan militer kita, kalau kita perang paling cuma bisa 4 hari," kata Yusril.

Baca: Yusril Geram Oknum Brimob Tewaskan Pelajar di Maluku: Polisi Harus Dihukum, di Luar Peri Kemanusiaan

Di momen inilah, Yusril menegaskan bahwa RI waktunya untuk menerapkan politik bebas aktif.

Hal itulah menurut Yusril, menjadi salah satu alasan Indonesia tak begitu keras mengecam aksi AS ke Venezuela. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved