Berita Terkini
Donald Trump Tegaskan AS Bakal Rebut Uranium Pengayaan Tinggi Iran dan Tak Biarkan Dimiliki
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan negaranya akan mengambil persediaan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi milik Iran.
Trump mengatakan AS tidak membutuhkan uranium tersebut, tetapi tidak akan membiarkan Iran memilikinya.
Ia juga menyebut material itu kemungkinan akan dihancurkan setelah berhasil dikuasai.
“Bisakah mereka menyimpan uranium mereka yang sangat diperkaya?” Seorang reporter yang diajukan kepadanya.
“No, no, we get the highly enriched. We're going to get it. We don't need it. We don't want it. We probably destroy it after we get it, but we're not letting them have it. All right?” katanya.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (21/5/2026).
Baca: Rangkuman Konflik Global: Xi Jinping Bakal ke Korut, Trump Tekan Iran Lewat Blokade dan Sita Uranium
Trump menyampaikan pernyataan tersebut meski sebelumnya pihak Iran menegaskan tidak akan menyerahkan material uranium yang dimiliki negaranya.
Iran diyakini mempunyai sekitar 900 pon uranium dengan pengayaan tinggi.
Menurut Trump, material tersebut terkubur akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel hampir setahun lalu.
Penguasaan uranium itu menjadi bagian dari target utama kebijakan Trump terhadap Iran.
Pemerintah AS menegaskan Teheran tidak boleh mengembangkan senjata nuklir.
Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei disebut telah mengeluarkan arahan agar uranium dengan tingkat pengayaan mendekati standar senjata tidak dikirim ke luar negeri.
(Tribun-Video.com/Thalia Iza/Alarabiya.net/Viory.video)
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Global: Xi Jinping Bakal ke Korut, Trump Tekan Iran Lewat Blokade dan Sita Uranium
23 jam lalu
Berita Terkini
Iran Peringatkan Musuh Bakal Menyesal jika Kembali Serang Teheran, Siap Hadapi Pasukan AS
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Xi Jinping Dikabarkan akan ke Korea Utara, Disebut Ingin Jadi Penengah Ketegangan Trump-Kim Jong Un
1 hari lalu
Konflik Timur Tengah
1 Jam Telepon Trump-Netanyahu Memanas! PM Israel Ngamuk Beda Strategi dengan AS soal Perang Iran
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.