Berita Terkini
Iran Peringatkan Musuh Bakal Menyesal jika Kembali Serang Teheran, Siap Hadapi Pasukan AS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan, musuhnya bakal menyesal jika kembali melakukan serangan ke negaranya.
Sebab menurut Ghalibaf, Iran kini telah membangun kekuatan militernya selama gencatan senjata.
Dilansir dari timesofisrael.com, pernyataan itu disampaikan Ghalibaf dalam pesan audionya, Rabu (20/5/2026).
Dalam pesan terbarunya, Ghalibaf menyebut, Iran kini memiliki kesiapan militer yang jauh lebih kuat dibanding sebelumnya.
“Berkat rahmat Ilahi dan dukungan rakyat, hari ini mereka memiliki kesiapan sedemikian rupa sehingga akan membuat musuh takjub dan pasti akan menyesali setiap agresi baru terhadap Iran,” ucapnya.
Hal itu disampaikan menyusul ambisi Presiden Donald Trump menekan Iran melalui jalur ekonomi, politik, hingga kemungkinan aksi militer baru.
Baca: Pastikan Pulang Selamat! Menlu Sugiono Video Call 9 WNI yang Sempat Ditahan Tentara Israel
“Gerakan musuh yang terang-terangan maupun terselubung menunjukkan seiring dengan tekanan ekonomi dan politik, mereka belum menyerah pada tujuan militer mereka dan sedang mencari babak perang baru dan petualangan baru,” katanya.
Lebih lanjut, Ghalibaf menjelaskan, saat ini Trump berada di antara dua pilihan.
Pertama, mengakhiri perang dan menerima konsekuensi politiknya.
Kedua, melanjutkan tekanan terhadap Iran melalui perang baru atau blokade laut untuk memaksa Iran menyerah.
“Kondisi ini telah menciptakan ketidakpuasan publik sedemikian rupa sehingga bahkan banyak pendukung Trump melihat perang Amerika terhadap Iran sebagai perang Israel dan pelanggaran janji kampanye Trump,” tuturnya.
“Opsi pertama adalah memprioritaskan mengakhiri perang, dengan menerima konsekuensi sebagai pihak yang kalah,” tuturnya.
“Opsi kedua adalah memulai kembali perang atau melanjutkan blokade laut untuk menekan Iran agar menerima penyerahan diri.”
Kendati demikian, Iran menegaskan tak takut menghadapi pasukan Trump.
Yakni, Iran siap menghadapi segala kemungkinan dengan memperkuat pertahanan militer dan ketahanan ekonomi nasional.
“Dan dengan meningkatkan ketahanan ekonomi kita, menggagalkan harapan musuh akan penyerahan Iran, sehingga mereka terpaksa menerima tuntutan sah rakyat Iran dalam negosiasi,” tuturnya.
(Tribun-Video.com/Timesofisrael.com)
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Dibebaskan Israel, Ratusan Aktivis Global Sumud Flotilla Teriak 'Free Palestine' saat Tiba di Turki
2 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Xi Jinping Dikabarkan akan ke Korea Utara, Disebut Ingin Jadi Penengah Ketegangan Trump-Kim Jong Un
2 jam lalu
Konflik Timur Tengah
1 Jam Telepon Trump-Netanyahu Memanas! PM Israel Ngamuk Beda Strategi dengan AS soal Perang Iran
2 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Frustasi, Iran Melawan Ogah Keluarkan Uranium dari Trump: Upaya Damai dengan AS Terancam Gagal
3 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.