Regional
Mayat Wanita di Serang Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo Ada Kejanggalan Dibunuh
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Babay, janda berusia 41 ditemukan tewas tergantung di pohon melinjo yang berada di kebun warga Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.
Korban pertama kali ditemukan warga berinisial RN (50) setelah mendapat informasi dari anak-anak yang bermain di sekitar lokasi pada Senin (18/5/2026) sekira pukul 17.00 WIB.
Keluarga meyakini bila korban meninggal akibat dibunuh.
Meskipun saat ditemukan kondisinya tergantung, ada sejumlah kejanggalan, di antaranya tubuh korban mengalami banyak luka serta posisi kakinya masih menapak ke tanah.
Korban diketahui merupakan warga Kampung Pakel Masjid, Kelurahan Gelam, Kota Serang. Sebelum ditemukan tewas, korban sejak Senin (11/5/2026) tak ada kabar.
Korban pun diketahui sudah memiliki dua orang anak.
Warga setempat, Hafis Arafi mengatakan awal penemuan korban bermula warga sedang menggembala kambing di lokasi kejadian.
Kemudian mendapat kabar ada penemuan mayat perempuan tergantung di pohon.
Ia mengatakan saat ditemukan kondisi korban sudah membengkak.
Baca: 8 Pendulang Emas Tewas Ditembak di Yahukimo, OPM Tuding Korban Mata-mata Aparat
" Sudah ngebengkak wajahnya, pudar gitulah, bau bangkai. Terikat tali," ucap Hafis dilansir dari Tribunbanten.com, Kamis (21/5/2026).
Namun menurutnya, posisi tubuh korban dinilai janggal jika peristiwa itu gantung diri.
"Kalau misalnya bunuh diri itu kakinya enggak nepak ke tanah, ini kakinya nepak ke tanah. Jadi kayak bukan bunuh diri, bukan gantung diri, kayak dibunuh sama orang," ujarnya.
"Kelihatannya kayak pakai cadar gitu, ditutupin pakai kerudung ternyata," tambah Nafis.
Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten, korban diduga tewas lebih dari empat hari sebelum ditemukan warga.
Hal tersebut diketahui dari ciri tubuh korban yang sudah mulai membusuk dan mengeluarkan cairan berwarna hitam pekat.
Hasil autopsi menunjukkan perempuan yang ditemukan tewas tergantung di pohon melinjo mengalami sejumlah luka sebelum meninggal.
Temuan dokter forensik meragukan dugaan korban mengakhiri hidupnya sendiri.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Banten, Donald Rinaldi mengatakan tim autopsi menemukan luka robek di pelipis kanan korban serta memar di beberapa bagian tubuh.
“Ada luka robek di wajah, di pelipis kanan, sama ada memar. Terus di leher, sebagian dagingnya sudah hilang karena pembusukan, tapi masih terlihat jejak jeratan di sisi belakang dan kanan leher,” kata Donald, Kamis (21/5/2026).
Donald menjelaskan tim forensik belum memastikan bekas jeratan itu berasal dari aksi gantung diri.
Menurutnya, jeratan di leher juga bisa muncul akibat faktor lain.
“Belum bisa disimpulkan jeratan itu apakah karena digantung atau diseret. Yang jelas ada bekas tali di leher korban,” ujarnya.
Ia memastikan korban masih hidup saat tali menjerat lehernya. Bekas tali hanya muncul jika korban bernyawa ketika dijerat.
Baca: Kronologi Mahasiswi Unhas Ditemukan Tewas di Kampus, Ada Luka di Tubuh hingga Keluarga Tolak Autopsi
“Kalau bekas tali muncul di kulit, artinya saat dijerat dia masih hidup. Bukan sudah meninggal lalu digantung,” ungkapnya.
Selain luka di leher, tim forensik juga menemukan luka memar dan luka terbuka di lengan kanan yang diduga berasal dari benturan benda tumpul.
Banyaknya luka membuat tim forensik meragukan dugaan bunuh diri.
“Kalau dugaan bunuh diri sih enggak, menurut saya karena banyak luka-luka. Di tangan kanan banyak memar dan ada luka robek akibat benda tumpul,” katanya.
Dalam autopsi, dokter tidak menemukan janin di rahim korban meski kondisi rahim terlihat membesar.
Penyebab kematian sementara diduga asfiksia atau kekurangan oksigen, namun kepastian masih menunggu hasil laboratorium.
“Saya tidak menemukan janin. Bukan berarti tidak hamil, tapi saat autopsi tidak ditemukan janin,” ucap Donald.
“Sampel jantung, paru, dan jaringan luka sedang diperiksa di laboratorium,” ucapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan mengungkap hasil sementara pemeriksaan forensik telah diterima penyidik.
“Hasil forensik sementara sudah kita terima. Ada luka di pelipis dan sejumlah luka di bagian tubuh lainnya,” jelasnya.
Polisi masih mendalam penyebab kematian dan kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mayat Wanita Asal Serang Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo, Hasil Autopsi Temukan Kejanggalan
# Mayat Wanita # Serang # Tergantung # Pohon # Melinjo # Kejanggalan # Dibunuh #
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribunnews.com
Live Tribunnews Update
Identitas Mayat Pria Terkubur di Sawah Badung, Ternyata Korban Pembunuhan Berencana Eks Rekan Kerja
2 hari lalu
Tribunnews Update
Trump Nyaris Putuskan Serang Iran Satu Jam Lagi, Tapi Dibatalkan seusai Dibujuk Negara-negara Teluk
2 hari lalu
Tribunnews Update
Kesaksian Tetangga Kos soal Kematian Mahasiswi Unram di Mataram, Polisi Ungkap Ada Tindak Pidana
3 hari lalu
Tribunnews Update
Kronologi Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Mataram Diduga Dibunuh, Ponsel & Motor Raib
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.