Nasional
4 WNI Masih Disandera! Menlu Sugiono Buka Suara soal Negosiasi dengan Perompak Somalia
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah melakukan komunikasi langsung dengan perompak Somalia yang menyandera empat warga negara Indonesia (WNI).
Sugiono mengatakan, komunikasi itu dilakukan dalam rangka mengupayakan penyelamatan para WNI di Kapal MT Honour 25 yang hingga kini disandera di perairan Somalia.
“Kalau ini kasusnya memang ya penyanderaan gitu, ya hostage situation, ya. Jadi, kita juga sudah melakukan komunikasi termasuk dengan pembajak itu sendiri,” ujar Sugiono, saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dia mengatakan, pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan sejumlah perwakilan RI di luar negeri untuk mengupayakan penyelamatan dan sekaligus menjadi keselamatan para korban.
Menurut Sugiono, koordinasi tersebut dilakukan dengan Kedutaan Besar RI di Nairobi, Kenya, Kedutaan RI di Pakistan, hingga Konsulat Jenderal RI di Karachi.
Baca: Prabowo Nilai Takut dengan Dolar Bisa Bikin Bangsa Lemah, Singgung Kekayaan RI
Baca: Rangkuman Konflik AS-Iran: Iran Ancam Serang Lebih Serius, Washington Akui Rugi Perang Lawan Teheran
“Jadi, ada beberapa kedutaan kita yang terlibat, kedutaan kita di Nairobi, kemudian dalam rangka penyelamatan dan pengamanannya kita juga berkoordinasi dengan kedutaan kita di Pakistan, kemudian Konsulat Jenderal kita di Karachi,” kata dia.
Sugiono juga mengakui sudah ada pembahasan terkait permintaan dari pihak perompak.
Namun, dia belum menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut. “Itu masih di, itu masih dibahas,” kata Sugiono.
Sebelumnya diberitakan, empat WNI masih berada dalam penyanderaan perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.
Salah satu korban penyanderaan adalah Kapten Ashari Samadikun (33), pelaut asal Sulawesi Selatan, yang menakhodai kapal tanker Honour 25 berbendera Uni Emirat Arab.
Selain Ashari, tiga WNI lain yang ikut disandera ialah Wahudinanto, Adi Faizal, dan Fiki Mutakin.
Kapal tersebut membawa total 17 kru yang terdiri dari empat WNI, 10 warga Pakistan, serta masing-masing satu warga Myanmar, Sri Lanka, dan India.
(*)
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Bukan Penculikan! Menlu Sugiono Tegaskan Sembilan WNI Hanya Mengalami Proses Intersepsi Militer!
20 jam lalu
Terkini Nasional
Diplomasi Pembebasan! Pemerintah Minta Dukungan Board of Peace untuk Memulangkan 9 WNI dari Israel
22 jam lalu
Tribunnews Update
Misi ke Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Indonesia Kirim SOS ke Prabowo dan Minta Bantuan Internasional
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Trump Ubah Sikap Tak Lagi Minta Iran Setop Pengayaan Nuklir: 20 Tahun Penangguhan Sudah Cukup
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.