Kamis, 11 Juni 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

6 Drone Irak Gempur UEA 2 Hari Berturut-turut, Fasilitas Nuklir Barakah Jadi Sasaran Picu Kebakaran

Rabu, 20 Mei 2026 08:00 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Uni Emirat Arab (UEA) mengungkap hasil penyelidikannya terkait serangan yang menghantam area Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah pada Minggu (17/5).

Kementerian Pertahanan UEA mengatakan bahwa serangan drone tersebut diluncurkan dari wilayah Irak.

Berdasarkan penyelidikan mereka, terdapat enam drone yang diluncurkan dari Irak dalam 48 jam terakhir.

Baca: Penggembala Irak Buka Rahasia! Ada Markas Israel di Gurun, Dipersiapkan untuk Lawan Iran

Lima dari enam drone tersebut berhasil dicegat oleh militer UEA.

Tiga drone tersebut secara spesifik menargetkan pembangkit listrik tenaga nuklir komersial pertama di wilayah Arab.

Meski sebagian besar drone berhasil dihalau, namun satu unit proyektil dilaporkan berhasil membobol pertahanan udara.

Baca: Progres Pembangunan Jembatan Kutablang Bireuen, Proyek Diperkirakan Bakal Rampung Agustus 2026

Drone yang membobol pertahanan udara UEA itu menghantam generator listrik yang terletak di luar perimeter dalam pembangkit tersebut hingga menimbulkan kebakaran.

Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir UEA mengatakan bahwa fasilitas itu tetap dalam kondisi aman.

Tidak ada material radioaktif yang terlepas akibat serangan drone dari Irak tersebut. (Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Reuters dengan judul UEA mengatakan drone yang menghantam dekat pembangkit nuklirnya diluncurkan dari Irak

Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: Mellinia Pranandari
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #drone   #Irak   #nuklir   #UEA

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved