Kamis, 21 Mei 2026

Tribunnews Update

Trump Sempat Ancam Iran dengan Serangan Besar, Kini Mendadak Tunda Operasi Militer AS

Selasa, 19 Mei 2026 21:25 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali menunjukkan sikap labil dalam mengambil keputusan.

Trump sebelumnya mengeluarkan ancaman serius terhadap Iran, dengan menyebut akan meluncurkan gelombang serangan militer yang jauh lebih destruktif.

Kini, Presiden AS itu mengatakan bahwa ia akan menunda serangan terhadap Iran yang dijadwalkan pada Selasa (19/5/2026) hari ini.

Alasannya adalah para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) meminta Trump untuk menunda serangan ke Iran.

Mereka, kata Trump, meyakinkan dirinya bahwa negosiasi untuk mengakhiri perang semakin serius.

Namun, Trump telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk bersiap melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran kapan saja jika kesepakatan tidak tercapai.

"Kesepakatan ini, yang terpenting, tidak akan ada senjata nuklir untuk Iran," tegas Trump, mengutip CNN.

Trump juga menyebut negara-negara Teluk telah memintanya untuk menunda serangan selama beberapa hari.

Ia juga menyatakan bahwa penundaan serangan terhadap Iran juga bisa berlangsung lebih lama.

"Kami bersiap untuk melakukan serangan besar besok. Saya menundanya untuk sementara waktu — mudah-mudahan, mungkin, selamanya — tetapi mungkin untuk sementara waktu, karena kami telah melakukan diskusi besar dengan Iran, dan kita akan lihat hasilnya," jelas Trump.

"Saya diminta oleh Arab Saudi, Qatar, UEA, dan beberapa negara lain apakah kita bisa menundanya selama dua atau tiga hari, untuk jangka waktu singkat, karena mereka berpikir bahwa mereka hampir mencapai kesepakatan," lanjutnya lagi.(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Lagi-lagi Labil Soal Serangan ke Iran, Sempat Beri Ancaman Serius, Kini Menundanya

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: bima berseri
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved