Tribunnews Update
Iran Tuding AS Berusaha Memulai Perang Baru demi Paksa Teheran Tunduk pada Tekanan Barat
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuding Amerika Serikat masih berupaya memulai perang baru terhadap Teheran.
Laporan Al Arabiya (21/5) menyebut bahwa melalui pesan audio yang dipublikasikan melalui situs resminya, Ghalibaf buka suara.
Ia menegaskan langkah Amerika Serikat, baik secara terbuka maupun diam-diam, menunjukkan Washington belum meninggalkan opsi militer terhadap Iran.
“Gerakan musuh, baik yang terang-terangan maupun klandestin, menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan ekonomi dan politik, ia belum meninggalkan tujuan militernya dan berusaha untuk memulai perang baru,” kata Ghalibaf dalam pesan audio di situs resminya.
Baca: Kapal Tanker Iran Dicegat Marinir Amerika Serikat di Teluk Oman usai Diduga Langgar Blokade Laut
Ia menilai tekanan ekonomi dan politik yang terus dilakukan AS menjadi bagian dari upaya untuk memaksa Iran menyerah.
Menurutnya, Washington masih berharap Teheran bersedia mengikuti tuntutan yang dianggap berlebihan.
Pada Rabu (20/5/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga memperingatkan konflik dapat meluas ke luar kawasan apabila Amerika Serikat dan Israel melanjutkan serangan.
Peringatan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan kembali melancarkan serangan jika Iran tidak menyetujui kesepakatan damai.
Baca: 5 WNI Diculik Militer Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Menteri HAM Natalius Pigai Buka Suara
Karena itu, ia meminta Iran memperkuat kesiapan menghadapi kemungkinan serangan baru.
Ia menegaskan Iran tidak akan tunduk terhadap intimidasi dalam kondisi apa pun.
“Hari ini lebih jelas dari sebelumnya bahwa kita terlibat dalam perang kehendak. Siapa pun yang memenangkan perang ini akan menulis sejarah Iran dan menentukan masa depannya,” katanya.
Di sisi lain, Ghalibaf juga mengakui tekanan ekonomi yang dihadapi Iran semakin berat.
Meski demikian, ia menyerukan pentingnya persatuan nasional di tengah situasi yang memanas.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Arabiya dengan judul Kepala Negosiator Iran Ghalibaf mengatakan AS 'berusaha untuk memulai perang baru
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Kapal Tanker Iran Dicegat Marinir Amerika Serikat di Teluk Oman usai Diduga Langgar Blokade Laut
15 jam lalu
Tribunnews Update
Target Ekonomi Prabowo 2027: Rupiah Dijaga di Rp16.800-Rp17.500 dan Inflasi Tetap Rendah
23 jam lalu
Tribunnews Update
Trump Ancam Serang Iran dalam 2-3 Hari Jika Negosiasi Gagal, Timur Tengah Siaga Penuh
23 jam lalu
Tribunnews Update
Ketegangan Timur Tengah Memanas, Trump Tunda Serangan ke Iran karena Tekanan Negara Teluk
23 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.