Jumat, 15 Mei 2026

Nasional

KECEWA BERAT DENGAN TUNTUTAN JAKSA, Nadiem Makarim: Lebih Berat dari Pembunuh dan Teroris!

Kamis, 14 Mei 2026 19:02 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengaku sangat kecewa tuntutan jaksa terhadap dirinya.

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management ini dituntut jaksa 18 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026) malam.

Nadiem menyebutkan tuntutan total 27 tahun penjara terhadap dirinya lebih tinggi dari seorang teroris.

Selain dituntut 18 tahun penjara, Nadiem juga didenda Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan penjara, uang pengganti Rp809 miliar dan Rp 4,8 triliun subsider 9 tahun penjara.

Baca: Kasus Korupsi Laptop Chromebook: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara & Denda Rp1 Miliar

Baca: Respons Nadiem Makarim seusai Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 T dalam Kasus Chromebook

"Ini adalah hari yang sangat, sangat, sangat mengecewakan," kata Nadiem kepada awak media usai sidang.

Ia menegaskan tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaannya.

Mulai dari keputusan kemarin Ibam mendapat keputusan vonis bersalah 4 tahun penjara yang dinilainya tak masuk akal.

"Dan hari ini kita melihat hasil daripada kerja keras orang-orang jujur, anak-anak muda. Yang ingin mengubah pola-pola lama. Yang ingin maju terhadap transparansi, menggunakan teknologi, ini adalah balasannya. Saya hari ini dituntut secara efektif dituntut 27 tahun," imbuhnya.

(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nadiem Makarim: Tuntutan ke Saya Lebih Besar dari Pembunuh dan Teroris

# Kecewa # Tuntutan # Jaksa # Nadiem Makarim # Berat # Pembunuh  # Teroris # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Kecewa   #tuntutan   #jaksa   #Nadiem Makarim   #berat   #pembunuh   #teroris

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved