TRIBUNNEWS UPDATE
Serda Edi Nilai Aksi Andrie Yunus di Rapat DPR-TNI Berlebihan, Singgung Harga Diri dan Ungkap Motif
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Terdakwa 1 kasus penyiraman cairan pembersih karat, Sersan Dua (Serda) (Mar) Edi Sudarko, mengungkapkan alasan di balik aksi nekatnya menyerang aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (13/5/2026), Edi secara gamblang menyebut dirinya merasa kesal karena menganggap Andrie Yunus telah bertindak melampaui batas atau overacting.
Pernyataan tersebut bermula saat Oditur Militer II-07 Jakarta, Letkol Chk Iswadi, mempertanyakan mengapa terdakwa begitu fokus memantau media sosial Andrie Yunus.
"Siap, karena overacting," tegas Edi Sudarko saat memberikan keterangan di hadapan Oditur Militer.
Edi menjelaskan, penilaiannya terhadap Andrie Yunus didasari oleh sebuah video viral saat peristiwa di Hotel Fairmont.
Dalam video tersebut, Andrie Yunus terlihat menginterupsi rapat tertutup yang dihadiri oleh pejabat TNI dan DPR RI yang sedang membahas revisi undang-undang TNI.
Baca: Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Tolak Beri Kesaksian di Sidang Pengadilan Militer
Tindakan itu dianggap Edi sebagai bentuk arogansi yang mencoreng institusi.
"Di situlah arogannya Andrie Yunus dan overacting, dan menginstrupsi masuk ke ruang rapat padahal itu rapat tertutup," ujar Edi.
Bagi Edi, perilaku Andrie Yunus dalam video tersebut tidak menunjukkan rasa sopan santun dan justru dianggap sebagai penghinaan terhadap harga diri korps militer.
"Saya menyampaikan bahwa saya merasa kesal melihat dalam video tersebut Andrie Yunus bersifat arogansi, overacting, yang waktu itu di Hotel Fairmont dan tidak punya rasa sopan santun. Saya anggap itu menginjak-injak harga diri TNI," tambahnya.
Rasa benci yang muncul akibat anggapan overacting tersebut membuat Edi hanya berfokus pada satu target, yakni Andrie Yunus.
Oditur pun sempat bertanya apakah ada orang lain yang menjadi favorit untuk dipantau oleh terdakwa.
"Siap, tidak ada. Hanya Saudara Andrie Yunus," tegasnya kembali.
Emosi yang terpendam ini akhirnya meledak setelah Edi berdiskusi dengan terdakwa lainnya di mes Denma BAIS TNI.
Baca: Tim Oditur Militer Gagal Besuk Andrie Yunus di RSCM, Kuasa Hukum Akui Korban Enggan Terima Tamu
Awalnya, ia berniat melakukan kekerasan fisik secara langsung, namun rencana berubah menjadi penyiraman cairan kimia.
Belakangan, terdakwa 2, Letnan Satu (Lettu) Bhudi Hariyanto Widhi (BHW), menjadi inisiator menyiram korban dengan cairan pembersih karat.
"Kami menyampaikan bahwa saya ingin memukuli AY," kata Edi.
Aksi penyiraman itu akhirnya dilakukan di Jalan Salemba pada malam hari saat Andrie Yunus baru saja keluar dari kantor YLBHI.
Meskipun sempat terkena cipratan cairan itu sendiri dan merasakan panas, Edi mengaku saat itu hanya menuruti emosinya tanpa memikirkan dampak lebih lanjut.
Hingga saat ini, persidangan masih terus mendalami peran empat oknum anggota yang terlibat dalam kasus penyerangan terhadap Andri Yunus tersebut.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebut Andrie Yunus Overacting, Serda Edi Ungkap Motif Siram Cairan Karat: Injak Harga Diri TNI
Program: Tribunnews Update
Host: Thalia Iza
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Alfarizy
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Anggota DPR RI Rachmawati Perjuangkan 500 Kuota PIP, Bakal Diupayakan untuk para Pelajar Kaltara
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Video Andrie Yunus Protes RUU TNI Muncul di Sidang, Oknum BAIS Sebut Overacting & Bikin Sakit Hati
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Reaksi Hakim soal Andri Yunus Tak Hadiri Sidang: Pendapat di Luar Tak Bisa Dijadikan Fakta Hukum
1 hari lalu
Tribunnews Update
Anggota Komisi X DPR Usul Juri di Cedas Cermat MPR Pakai Headset, Minimalisir Sengketa Penilaian
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.