Rabu, 13 Mei 2026

Tribunnews Update

Gubernur Kalbar Menyayangkan soal Polemik LCC MPR RI, Tunggu Hasil Koordinasi Dinas Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 14:36 WIB
TribunStyle.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan akhirnya angkat bicara terkait polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI yang menyeret nama SMAN 1 Pontianak. 

Ria Norsan mengaku masih mendalami duduk perkara sebenarnya dan belum bisa memberikan keterangan lengkap. 

Ia mengatakan saat ini masih menunggu hasil koordinasi dengan dinas terkait.

Dalam keterangan resminya Ria Norsan mengaku belum mengetahui soal permasalahan pastinya, Selasa (12/5).

“Saya belum tahu permasalahan pastinya, hanya disebutkan viral saja. Tentu sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi,” ujar Ria Norsan dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Dilanisr dari Tribun Stlye, Gubernur Kalbar menyayangkan munculnya kegaduhan dalam acara yang seharusnya menjadi ruang edukasi bagi generasi muda tersebut, Rabu (13/5).

Diketahui, polemik ini bermula dari jawaban siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, yang disalahkan juri. 

Ocha dengan berani menyanggah keputusan juri dan meminta agar rekaman jawabannya diputar ulang.

Langkah itu dilakukan Ocha disebut untuk dibandingkan dengan jawaban grup lain yang dianggap sama namun dibenarkan.

Meski telah berusaha mencari kebenaran, namun jawaban Ocha tetap dinyatakan salah lantaran dinilai kurang tepat. 

Sementara itu, Juri lain mengingatkan pentingnya kejelasan dan artikulasi dalam menjawab pertanyaan.

Viralnya kejadian ini lantas dan memicu kritik luas terhadap dewan juri hingga master of ceremony (MC) acara LCC MPR RI.

Tanggapan lain datang dari Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman atas inisden ini.

Akbar menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri pada Senin (11/5/2026). 

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini dan melakukan evaluasi menyeluruh,” tegasnya. 

Akbar menilai juri seharusnya tidak hanya tajam dalam menilai, tetapi juga objektif dan responsif terhadap keberatan teknis di lapangan.

Atas hal ini Akbar berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh pada dewan juri.(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Polemik Keadilan di LCC Empat Pilar MPR, Gubernur Kalbar: Sangat Menyayangkan Hal Ini Bisa Terjadi

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: TribunStyle.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved