Tribun Video Update
Habib Rizieq Kritik Pemerintahan Prabowo hingga Kebijakan Luar Negeri Indonesia soal Palestina-Iran
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Habib Rizieq Shihab melontarkan kritikan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.
Mulai dari menyinggung tentang pidato, lingkar penasihat pemerintahan, hingga kebijakan luar negeri Indonesia terkait Palestina dan Iran.
Baca: Habib Rizieq Dikritik Rhoma Irama setelah Lontarkan Pernyataan soal Presiden Prabowo Fasis & Rasis
Mengutip artikel Tribunnews pada (13/5), kritikan Habib Rizieq ini disampaikannya dalam sebuah tayangan dari kanal YouTube Refly Harun.
Rizieq mengaku masih menaruh harapan kepada Prabowo, namun dia juga mengkritik keras sejumlah pernyataan presiden yang dianggap bernada merendahkan kelompok tertentu.
Terutama soal ucapan “kabur ke Yaman” terhadap pihak yang mengkritik kondisi Indonesia.
“Alhamdulillah satu tahun setengah mimpin, presiden yang baru ini enggak pernah mengucapkan itu,” kata Rizieq.
Baca: Rizieq Shihab Sebut Dudung Jenderal Baliho, Tuding Bisiki Presiden terkait Isu Kabur ke Yaman
Namun, ia menyayangkan bahwa setelah bertemu dengan menteri dari masa lalu pekan lalu, Prabowo langsung mengikuti nasihatnya dengan menyuruh pihak yang tidak menyukai Indonesia untuk pindah ke Yaman.
“Minggu kemarin dia ketemu tuh sama menteri segala urusan zaman dulu. Habis dapat nasihat si pemimpin langsung ngomong, ‘Kalau enggak suka Indonesia, kabur saja ke Yaman.’”
Rizieq menilai presiden memiliki teman bicara yang buruk dan menganggap sosok tersebut sebagai provokator.
Walaupun, tak menyebutkan nama tokoh itu secara langsung.
“Punya teman jelek, Saudara. Ngobrolnya sama provokator.”
Baca: Eggi Sudjana: Habib Rizieq Bekukan Organisasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis
Ia juga menyinggung sosok yang disebutnya sebagai “Jenderal Baliho” yang menurutnya kembali dipanggil ke lingkungan istana dan dijadikan penasihat presiden bidang pertahanan nasional.
Ia pun mempertanyakan alasan di balik pengangkatan figur seperti itu sebagai penasihat presiden.
“Kenapa yang begini diangkat jadi penasihat presiden?”
Lebih dari itu, Habib Rizieq juga menyinggung tentang Board of Peace bahkan menyebutnya sebuah belenggu.
“Board of Peace itu belenggu.”
Baca: Respons Jokowi soal Narasi yang Tuding Puan, AHY & Rizieq Shihab Dalang di Balik Kasus Ijazah Palsu
Ia mengaku merasa sedih dan mempertanyakan mengapa presiden tidak berani mengecam Israel dan Amerika Serikat saat Iran diserang secara brutal.
“Begitu Iran diserang secara brutal oleh Israel dan Amerika, presiden kita enggak berani mengecam.”
Padahal menurutnya, presiden seharusnya berani menegur Israel karena telah membunuh tentara Indonesia.
“Mestinya presiden bicara, ‘Hei Israel, kurang ajar kalian. Kalian membunuh tentara kami.’”
“Sedih nangis saya, Pak. Ada apa?”
Baca: Eggi Sudjana: Habib Rizieq Bekukan Organisasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis
Rizieq pun berpendapat bahwa seorang pemimpin semestinya menjawab kritik dengan karya, kerja nyata, serta kebijakan yang baik.
“Kalau dikritik jawab dengan karya, jawab dengan kerja, jawab dengan kebijakan yang bagus. Itu pemimpin.” (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rizieq Kritik Lingkar Kekuasaan Prabowo: Cari Menteri yang Baik
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Memanas! Iran Ultimatum Trump, Siapkan Uranium 90%: Terima Proposal Damai atau Hadapi Kegagalan
1 hari lalu
Tribunnews Update
Kapal AS Dikepung Iran! IRGC Klaim Punya 30 Pangkalan Rudal di Sepanjang Selat Hormuz: Siap Tembak!
1 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Lancarkan Invasi Laut ke Sekutu AS! Pasukan IRGC Menyusup Masuk Kuwait Lemahkan Pulau Militer
1 hari lalu
Tribun Video Update
Iran Punya Akses ke 30 Lokasi Peluncuran Rudal di Sepanjang Hormuz, AS Klaim Kapal Mereka Terancam
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.