TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Eksekusi Mati Mata-mata Israel-AS, Terbukti Bocorkan Info Rahasia soal Satelit ke Mossad-CIA
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran kembali menghukum gantung seseorang yang dinyatakan bersalah karena menjadi mata-mata Israel dan Amerika Serikat (AS).
Informasi tersebut dilaporkan media pemerintah, Mizan dan Tasnim pada Senin (11/5/2026).
Mizan mengidentifikasi mata-mata tersebut sebagai Erfan Shakourzadeh.
Ia pernah bekerja di sebuah organisasi ilmiah Iran yang aktif di bidang satelit.
Baca: Iran Beri Ancaman ke Negara Pendukung Sanksi AS, Kapal Negara Musuh Dipersulit saat Lewat Hormuz
Shakourzadeh kemudian berbagi informasi ilmiah rahasia dengan dinas intelijen asing yakni Mossad dan CIA.
Menurut kelompok hak asasi manusia, Iran Human Rights Society, Shakourzadeh adalah lulusan teknik kedirgantaraan berusia 29 tahun.
Ia ditangkap pada tahun 2025, namun eksekusi mati baru diumumkan hari ini.
Iran telah lama menghadapi tuduhan Barat bahwa program satelitnya digunakan untuk meningkatkan kemampuan rudal balistik.
Bagi AS dan sekutunya, kemampuan itu dianggap menimbulkan ancaman besar.
Baca: Iran Beri Ancaman ke Negara Pendukung Sanksi AS, Kapal Negara Musuh Dipersulit saat Lewat Hormuz
Di sisi lain, Iran juga telah meningkatkan eksekusi mati sejak awal konflik pada akhir Februari 2026.
Terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan dugaan spionase atau tuduhan terkait keamanan.
Menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, Iran adalah negara dengan jumlah eksekusi mati terbanyak kedua di dunia setelah China.
Kelompok HAM yang berbasis di Norwegia, Iran Human Rights, mengatakan bahwa republik Islam tersebut mengeksekusi setidaknya 1.500 orang pada 2025.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Jerusalem Post dengan judul, Iran mengeksekusi terduga kolaborator Mossad dan CIA di tengah penindakan intelijen - laporan
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Trump Tolak Proposal Damai Iran, Ketegangan di Kawasan Teluk dan Selat Hormuz Kembali Memanas
11 jam lalu
LIVE UPDATE
Iran Beri Ancaman ke Negara Pendukung Sanksi AS, Kapal Negara Musuh Dipersulit saat Lewat Hormuz
12 jam lalu
LIVE UPDATE
Tidak Luluh! Donald Trump Tolak Proposal Gencatan Senjata Iran: Sama Sekali Tidak Dapat Diterima
12 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.